Mengapa hanya dengan mulut mengatakan "bawa-bawa" tidak ada yang peduli padamu, sementara sebagai tokoh terkenal meskipun sendiri-sendiri tetap bisa mendapatkan banyak sumber daya?


Jelaskan esensi sosial dan pemikiran di sini
Esensi sosial terbagi menjadi dua: sosial empati dan sosial utilitarian
一(Sosial empati)
Karena hubungan emosional bukan pertukaran keuntungan, kebanyakan orang saat kecil melakukan sosial empati, seiring bertambahnya usia, kelas, posisi, dan kemampuan seseorang, sosial empati mereka akan semakin berkurang
Inilah mengapa semakin dewasa semakin sendiri, ketika seseorang belum matang secara mental dan mandiri atau hidupnya tidak memuaskan, dia perlu mendapatkan dukungan emosional dari teman-teman
二(Sosial utilitarian)
Perilaku sosial yang muncul untuk mencapai tujuan tertentu atau mendapatkan keuntungan, jenis sosial utilitarian ini sudah muncul sejak kecil, semua cenderung berteman dengan anak-anak yang banyak camilan dan mainan, suka bermain dengan anak-anak yang tidak mengganggu kita
Seiring seseorang memperbaiki kedewasaan mental dan meningkatkan posisi sosialnya, dia akan semakin memperhatikan efisiensi sosial, ketika seseorang mencapai tingkat kedewasaan tertentu, kebutuhan terhadap sosial empati hampir menurun menjadi nol
Ketika kita mampu membedakan kedua jenis sosial ini, banyak masalah bisa diselesaikan, karena banyak masalah muncul akibat ketidakjelasan pemahaman orang tentang sosial
Contohnya yang paling umum: beberapa orang menganggap bahwa teman yang melakukan (sosial empati) adalah wajar jika mereka melakukan hal-hal dari (sosial utilitarian)
Misalnya:
Kamu adalah penerjemah, teman meminta kamu menerjemahkan makalah tanpa bahkan mengucapkan terima kasih
Kamu adalah fotografer, memotret dan mengedit secara gratis untuk teman, lalu dia menganggap itu hanya sekadar menekan beberapa tombol rana
Ini adalah contoh klasik ketidakjelasan batas sosial, yang lebih parah lagi adalah budaya tradisional kita selalu mencampuradukkan sosial utilitarian dan sosial berperasaan
‘’Teman harus saling membantu, teman harus saling merepotkan’’ adalah pandangan yang diajarkan sejak kecil, ketika ‘’teman empati’’ kamu mengajukan ‘’kebutuhan utilitarian’’, kamu menolaknya dan akan dikenai label ‘‘bukan teman sejati’’
Di China, cara membangun relasi adalah dengan menjalin hubungan menjadi teman, lalu mengajukan kebutuhan utilitarian, karena (model sosial China yang tidak jelas batasnya) ini banyak orang terjebak dalam pengelolaan relasi, urusan orang, dan semacam ‘obat ayam’, yang menyebabkan budaya ‘’meja minum’’, masyarakat berorientasi hubungan sosial
Kita harus sadar: untuk teman empati, kamu bisa mengajukan kebutuhan empati, menemani ngobrol dan menghibur, tetapi saat berinteraksi secara (utilitarian), harus mengikuti (cara utilitarian)
Misalnya, teman meminjam uang, kamu harus bersyukur dan membuat surat utang
Ketika teman empati kamu mengajukan kebutuhan di luar batas, kamu punya hak 100% untuk menolak, dan memutuskan apakah akan membantu atau tidak, hak tersebut di tanganmu, kamu tidak perlu bertanggung jawab atas ketidakberuntungan dan masalahnya, dan tidak perlu merasa bersalah saat menolak permintaan teman karena lawan tidak punya hak untuk menuduhmu karena kamu tidak membantu
Ketika kamu memahami esensi sosial, kamu juga perlu belajar—berfokus pada masalah, bukan orang
Sebagian besar orang tanpa sadar terbiasa melakukan penilaian nilai dan menebak motif saat berinteraksi, dan saat emosi naik turun, ini sangat mempengaruhi rasionalitas dan logika berpikir, ketika berbeda pendapat, dari ‘’diskusi’’ berubah menjadi mempertahankan pandangan sendiri
Kita harus berhenti menilai karakter atau nilai orang lain, dan cukup menyampaikan fakta
Misalnya:
Xiao Li, pekerjaanmu kali ini tidak bagus, bukan Xiao Li, kamu benar-benar tidak berguna
Xiao Zhou, kamu baru saja menghabiskan camilan, bukan Xiao Zhou, kamu adalah hantu lapar
Xiao Wang, makanan pedas yang kamu pesan tidak enak, bukan Xiao Wang, kamu benar-benar miskin
Ketika seseorang berkomunikasi denganmu dan selalu menilai nilai atau menggunakan satu kejadian untuk menyerang dan menilai dirimu, itu bukan berarti kamu buruk, melainkan orang yang menilai sedang kehilangan akal
Begitu juga: jangan menilai seseorang karena menyumbang uang kepada pengkhianat negara, lalu menganggap dia harus dikenang
Juga jangan menilai pahlawan yang melakukan kebaikan besar tapi tidak menyelamatkan pamanmu sebagai orang jahat
Standar untuk menilai apakah seseorang bisa menjadi temanmu bukan berapa lama kalian mengenal, tetapi ada ambang tertentu yang memenuhi syaratmu
Ketika kamu merasa lelah bergaul dengan beberapa teman / tidak ingin berinteraksi lagi dengan seseorang tapi merasa malu, saran saya langsung saja mengakhiri, karena banyak orang khawatir akan dikucilkan atau tidak ada yang membantu
Oleh karena itu, saran berikut sangat penting, bahkan menjadi tujuan utama saya: kamu harus terus meningkatkan diri
Ketika kamu memiliki nilai, meskipun sendiri-sendiri, banyak sumber daya akan mencari kamu, semoga artikel ini bisa membantu kamu
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan