Saya baru saja melihat bagaimana pasar bereaksi keras terhadap ketegangan geopolitik. Pada 2 April, saat Trump membuat pernyataan tentang kemungkinan konfrontasi dengan Iran, indeks saham AS bergerak turun. S&P 500 turun 0,5% di futures, mencerminkan kekhawatiran tertentu di kalangan investor.



Tapi yang paling menarik adalah minyak. WTI menembus di atas 103 dolar per barel, naik 4,07% dalam sehari. Brent juga bergerak signifikan, naik 4 dolar dan ditutup di 102,86 dolar, dengan kenaikan 4,06%. Sangat jelas bahwa pasar saham bereaksi terhadap kecemasan tentang pasokan energi.

Trump cukup langsung dalam komentarnya. Dia menyebutkan bahwa jika tidak ada kesepakatan, Amerika Serikat akan bersedia menyerang fasilitas energi Iran. Jenis pernyataan ini biasanya memicu kenaikan harga minyak karena para investor mulai menghitung kemungkinan gangguan pasokan.

Yang Anda lihat adalah trade-off klasik: indeks saham melemah karena ketidakpastian dan risiko geopolitik, sementara komoditas energi menguat. Jika ketegangan semacam ini berlanjut, kemungkinan kita akan melihat lebih banyak volatilitas di pasar saham dan tekanan berkelanjutan pada harga minyak.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan