Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Belakangan ini saya memperhatikan adanya pergeseran kebijakan yang cukup menarik di bidang stablecoin di Eropa. Pernyataan terbaru Menteri Keuangan Prancis Roland Lescure menarik perhatian saya—dia secara terbuka menyatakan bahwa Eropa sangat membutuhkan lebih banyak stablecoin yang dihitung dalam euro, dan mendorong bank-bank Uni Eropa untuk mempercepat eksplorasi kemungkinan tokenisasi deposito.
Pandangan ini sebenarnya mencerminkan sebuah masalah nyata: saat ini, skala stablecoin euro jauh di bawah stablecoin dolar, dan Lescure secara tegas menyebut kondisi ini sebagai "tidak memuaskan". Bayangkan saja, di pasar kripto, stablecoin dolar sudah mendominasi secara mutlak, sementara stablecoin euro masih berada di posisi yang relatif pinggiran, ini jelas merupakan kekurangan bagi Eropa.
Yang menarik, sikap resmi Prancis terhadap stablecoin sedang mengalami perubahan. Mantan Menteri Keuangan Bruno Le Maire pernah dengan tegas menentang penerbitan stablecoin oleh pihak swasta, dan Gubernur Bank Sentral Prancis Francois Villeroy de Galhau juga berkali-kali memperingatkan bahwa stablecoin bisa mengancam kedaulatan mata uang. Tapi sekarang, suaranya jelas berbeda—dari yang awalnya bersikap defensif, beralih ke eksplorasi aktif, ini menunjukkan bahwa Eropa sedang menilai kembali makna strategis dari aset digital dan tokenisasi.
Dari sudut pandang pasar, jika Uni Eropa benar-benar mendorong stablecoin euro dan deposito tokenisasi, ini bisa mengubah seluruh pola ekosistem kripto. Pentingnya euro dalam keuangan global sudah tidak diragukan lagi, begitu lebih banyak stablecoin euro masuk ke pasar, akan berdampak nyata terhadap likuiditas dan diversifikasi industri secara keseluruhan. Itulah sebabnya saya akhir-akhir ini terus memantau perkembangan kebijakan di Eropa.