Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Belakangan ini situasi di Timur Tengah kembali memanas. Baru saja terlihat bahwa fasilitas pengolahan gas alam terbesar di Abu Dhabi, fasilitas Habbashah, terpaksa menghentikan operasi karena serpihan yang jatuh ke area taman akibat serangan penyergapan. Ini adalah kali kedua fasilitas ini berhenti beroperasi sejak pecahnya perang di Timur Tengah, menunjukkan bahwa situasinya benar-benar meningkat.
Yang menarik, fasilitas ini tidak hanya mengolah gas alam, tetapi juga terkait dengan seluruh rantai energi dari Perusahaan Minyak Nasional Abu Dhabi. Habbashah tidak hanya memiliki fasilitas minyak, tetapi juga merupakan titik awal pipa minyak mentah menuju Pelabuhan Fujarah. Fujarah sebagai pelabuhan penting di luar Selat Hormuz memiliki posisi strategis dalam pengangkutan energi di Timur Tengah. Jika terjadi masalah di sini, seluruh aliran minyak dan gas di kawasan akan terganggu.
Yang lebih penting lagi, bukan hanya Abu Dhabi yang diserang. Kilang minyak Mina Al-Ahmadi di Kuwait juga diserang pada waktu yang sama, dengan peralatan terbakar. Laporan setempat menyebutkan bahwa pembangkit listrik dan fasilitas desalinasi air laut juga terkena serangan, dengan beberapa peralatan rusak. Lihatlah, ini bukan kejadian yang terisolasi, melainkan seluruh infrastruktur energi di Timur Tengah sedang berada di bawah tekanan.
Apa arti semua ini bagi pasar energi global? Dalam jangka pendek, pasokan minyak dan gas dari Timur Tengah pasti akan terganggu. Sebagai negara penghasil minyak utama, penghentian fasilitas semacam ini akan langsung mempengaruhi harga energi global. Bagi yang mengikuti pasar energi, bisa melihat tren minyak dan gas terbaru, karena peristiwa geopolitik ini sedang mempengaruhi ekspektasi pasar secara real-time.