Saya baru saja melihat sesuatu yang mengkhawatirkan tentang apa yang sedang terjadi dengan harga bahan bakar di California. Ternyata pengemudi di sana membayar hampir 5,86 dolar per galon, yang cukup brutal mengingat rata-rata nasional hanya sekitar 4,09 dolar. Ini benar-benar harga tertinggi di negara ini saat ini.



Yang menarik adalah bahwa ini bukan hanya keberuntungan buruk. Menurut laporan terbaru, penutupan Selat Hormuz berdampak nyata pada pasar energi, dan California adalah salah satu wilayah pertama yang merasakannya secara langsung. Apa alasannya? Karena negara bagian ini sangat bergantung pada bahan bakar yang diproses dari Asia, jadi ketika ada gangguan pada jalur pasokan tersebut, California menjadi salah satu yang pertama kehabisan stok.

Dan yang paling mengkhawatirkan di sini: cadangan bensin di California sudah mencapai level terendah dalam sejarah. Para analis memperingatkan bahwa dampak penuh dari gangguan ini belum sepenuhnya terlihat, jadi harga bahan bakar bisa terus naik dalam beberapa minggu mendatang.

Dari Komisi Energi California menyatakan bahwa mereka terus berkomunikasi dengan kilang minyak di negara bagian untuk mencoba menjaga pasokan bahan bakar yang cukup selama periode volatilitas ini. Tapi jujur saja, ketika melihat cadangan yang berada di level terendah dalam sejarah dan harga sudah mencapai rekor nasional, sulit untuk merasa optimis tentang bagaimana masalah ini akan diselesaikan dalam waktu dekat. Situasi geopolitik di Selat Hormuz akan tetap menjadi faktor utama yang harus dipantau.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan