Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Senin pasar minyak mentah kembali menunjukkan gejolak besar. Setelah negosiasi antara AS dan Iran gagal akhir pekan lalu, pihak Trump langsung mengambil langkah memblokir lalu lintas laut Iran, sehingga harga minyak langsung melonjak. Minyak WTI langsung dibuka tinggi sebesar 9,4%, mencapai 104,54 dolar AS per barel, kenaikan yang cukup signifikan.
Di balik kenaikan ini sebenarnya adalah premi risiko dari situasi geopolitik. Setiap kali ada gejolak di Timur Tengah, harga minyak pun ikut berfluktuasi. Menurut saya, kegagalan negosiasi AS-Iran kali ini dan terhambatnya jalur laut langsung meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap pasokan minyak.
Yang menarik, dalam situasi seperti ini minyak sering menjadi indikator pasar. Ketegangan geopolitik → kenaikan minyak → biaya energi meningkat → tekanan inflasi → seluruh aspek makro ekonomi pun ikut berubah. Jadi, banyak yang memperhatikan pergerakan minyak, tidak hanya di bidang energi, tetapi juga sebagai referensi dalam menilai pasar secara keseluruhan.
Langkah selanjutnya tergantung pada perkembangan situasi di AS dan Iran. Jika situasi terus memburuk, ruang kenaikan minyak masih terbuka. Sebaliknya, jika ada sinyal meredakan ketegangan, kemungkinan harga akan koreksi. Dalam kondisi seperti ini, mengikuti pergerakan aset terkait energi di Gate sangat penting.