Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Baru saja mendengar tentang sesuatu yang cukup signifikan yang sedang terjadi di pasar energi. Ternyata produsen minyak dari Timur Tengah serius memandang infrastruktur penyimpanan minyak Korea Selatan sebagai pusat cadangan strategis untuk Asia Timur Laut. Ini bukan kebetulan—ini adalah langkah yang dihitung sebagai respons terhadap kekhawatiran berkelanjutan tentang Selat Hormuz.
Jadi inilah yang sedang terjadi: Kementerian Perdagangan, Industri, dan Energi Korea Selatan mengonfirmasi bahwa negara-negara seperti Arab Saudi, UEA, dan Kuwait telah menghubungi tentang penggunaan fasilitas cadangan mereka. Logikanya cukup sederhana jika dipikirkan. Bagi negara-negara penghasil minyak ini, ekspor minyak mentah sangat penting bagi ekonomi mereka. Jika Selat Hormuz terganggu, dampaknya bagi mereka bisa jadi lebih buruk daripada bagi Korea Selatan sendiri.
Apa yang membuat Korea Selatan menarik sebagai pusat penyimpanan? Lokasi sangat penting. Berada di Asia Timur Laut, fasilitas ini memberi produsen Timur Tengah keuntungan strategis—mereka bisa memindahkan minyak keluar dari selat secara preventif, menyimpannya, lalu menjualnya saat kondisi pasar menguntungkan. Ini adalah mitigasi risiko yang dibungkus dalam logistik cerdas.
Menariknya, Perusahaan Minyak Nasional Abu Dhabi (ADNOC) sudah menandatangani perjanjian kerja sama cadangan bersama dengan Korea Selatan, dan sekarang pemain Timur Tengah lainnya berusaha melakukan hal yang sama. Jumlah negara yang tertarik menggunakan basis cadangan Korea Selatan semakin bertambah, yang menunjukkan betapa berharganya infrastruktur ini dalam iklim geopolitik saat ini.
Yang patut diperhatikan di sini adalah bagaimana ini membentuk dinamika keamanan energi di Asia. Jika Korea Selatan menjadi pusat cadangan minyak utama bagi produsen Timur Tengah, ini secara fundamental mengubah keseimbangan energi regional dan memberi Korea Selatan lebih banyak kekuatan dalam negosiasi energi. Posisi yang cukup cerdik jika menurut saya.