Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Selalu ada orang yang bertanya tentang masalah pemesanan, hari ini saya akan menjelaskan konsep trigger price dengan jelas, karena banyak pemula yang mudah bingung di sini.
Dalam perdagangan futures atau derivatif, trigger price dan harga eksekusi yang Anda tetapkan sebenarnya adalah dua hal yang sama sekali berbeda. Banyak orang membalik keduanya, sehingga muncul masalah saat melakukan pemesanan.
Trigger price adalah titik pemicu yang Anda tetapkan. Ketika harga pasar mencapai titik ini, pesanan Anda akan diaktifkan, tetapi ini tidak berarti pesanan akan dieksekusi pada harga tersebut. Misalnya, jika Anda mengatur trigger price di 523, maka hanya ketika harga pasar benar-benar mencapai 523, pesanan Anda akan dipicu untuk masuk ke pasar.
Sedangkan harga yang benar-benar ingin Anda eksekusi adalah parameter lain. Harga ini adalah target harga di mana limit order Anda akan dieksekusi. Jika Anda membeli, ini adalah harga tertinggi yang bersedia Anda bayar; jika menjual, ini adalah harga terendah yang dapat Anda terima. Menggunakan contoh tadi, jika Anda juga mengatur harga eksekusi di 523, itu berarti setelah pesanan diaktifkan, Anda berharap bisa melakukan transaksi pada harga 523.
Ringkasnya: trigger price berfungsi untuk mengaktifkan pesanan Anda, sedangkan harga eksekusi yang Anda tetapkan adalah tempat di mana pesanan benar-benar berusaha dieksekusi. Jenis order limit conditional ini sangat umum digunakan karena Anda bisa menunggu kondisi pasar tertentu muncul, dan begitu trigger price tercapai, sistem akan otomatis memasukkan pesanan ke pasar.
Jika Anda memahami logika ini, Anda tidak akan lagi salah saat melakukan pemesanan di platform apa pun. Banyak orang kehilangan uang karena tidak memahami konsep trigger price dengan baik, sehingga pesanan tidak dieksekusi sesuai harapan. Jadi, saat melakukan pemesanan berikutnya, ingatlah untuk memastikan kedua harga ini sudah benar, jangan sampai pasar melewatkan peluang Anda secara sia-sia.