Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Belakangan ini saya sedang memikirkan sebuah pertanyaan yang cukup menarik—mengapa uang kertas yang kita gunakan setiap hari memiliki nilai? Singkatnya, mata uang fiat hanyalah selembar kertas yang dicetak oleh pemerintah, tidak didukung oleh emas atau perak, tetapi karena semua orang mempercayainya, maka uang tersebut bisa digunakan sebagai alat pembayaran.
Konsep ini sebenarnya tidak baru. Bahkan sejak Dinasti Song di Tiongkok (960-1279 M), orang sudah mulai menggunakan uang kertas sebagai pengganti uang logam. Pada tahun 1661, Eropa baru mulai mengeluarkan uang kertas. Sebelumnya, mereka menggunakan sistem standar emas—uang kertas didukung oleh emas, dan bisa ditukar kapan saja dengan emas asli. Tetapi setelah Perang Dunia I, banyak pemerintah secara bertahap meninggalkan sistem ini dan beralih ke mata uang fiat yang sepenuhnya bergantung pada kepercayaan.
Untuk memahami mengapa uang fiat bisa ada, inti utamanya hanya tiga kata: kepercayaan. Pemerintah melalui bank sentral mengeluarkan uang dan menjamin keabsahannya, ini memberikan otoritas terhadap uang tersebut. Selanjutnya adalah cakupan penggunaannya—dolar AS secara luas diterima di seluruh dunia, sehingga nilainya lebih tinggi dibandingkan mata uang dengan volume peredaran yang lebih kecil. Terakhir adalah kepercayaan publik—jika masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap prospek ekonomi, daya beli uang akan cepat menguap.
Uang fiat memiliki keunggulan yang jelas. Mudah dicetak dan murah, tidak bergantung pada logam langka. Penerimaan global yang tinggi memudahkan transaksi internasional. Penyimpanannya juga praktis—uang kertas dan koin mudah diambil dan disimpan. Tetapi, risiko juga ada. Tanpa jaminan emas, pemerintah bisa mencetak uang tanpa batas, inilah yang menyebabkan inflasi bahkan hiperinflasi. Apalagi jika kepercayaan publik hilang, nilai uang bisa jatuh dengan cepat.
Berbicara tentang ini, kita tidak bisa melupakan cryptocurrency. Bitcoin dan aset kripto lainnya berjalan di jalur yang sama sekali berbeda—desentralisasi, tanpa penerbitan oleh pemerintah, dan transaksi bebas dilakukan. Nilai di sini sepenuhnya ditentukan oleh penawaran dan permintaan, bukan oleh keputusan pemerintah. Mata uang fiat yang terpusat bisa dikendalikan dan diintervensi oleh pemerintah, tetapi cryptocurrency beroperasi secara independen tanpa kendali pusat.
Keduanya bisa digunakan untuk belanja dan transaksi keuangan, tetapi motivasi dan mekanismenya sangat berbeda. Uang fiat bergantung pada otoritas pemerintah dan kepercayaan publik, sedangkan cryptocurrency bergantung pada teknologi dan konsensus pasar. Memahami perbedaan ini dapat membantu kita melihat sistem keuangan saat ini dengan lebih jelas.