Pernah berpikir tentang perangkat lunak CRM akhir-akhir ini? Jika Anda mengelola data pelanggan di berbagai platform, kemungkinan besar Anda membuang lebih banyak waktu daripada yang seharusnya. Izinkan saya menjelaskan apa sebenarnya yang dilakukan perangkat lunak CRM dan mengapa itu penting.



Jadi CRM singkatan dari customer relationship management. Pada dasarnya, ini adalah cara bisnis Anda menjaga pelanggan yang ada dan potensial agar tetap bahagia, setia, dan terus berbelanja. Perangkat lunak CRM adalah alat yang mewujudkan ini—ini pusat utama Anda daripada data yang tersebar di mana-mana.

Inilah yang menurut saya menonjol tentang manfaat sebenarnya. Pertama, semuanya dalam satu tempat. Saluran penjualan Anda, interaksi pelanggan, kinerja tim—semuanya dapat diakses saat Anda membutuhkannya daripada tersembunyi di berbagai spreadsheet. Itu saja sudah menghemat waktu yang luar biasa. Tim Anda berhenti mencari informasi dan benar-benar menyelesaikan pekerjaan.

Data juga menjadi terorganisir. Anda dapat mencari info pelanggan secara instan, melihat kinerja bisnis secara sekilas. Kemudian ada bagian otomatisasi—laporan dibuat sendiri, tindak lanjut dipicu secara otomatis. Tim layanan pelanggan Anda dapat melihat setiap interaksi yang pernah dilakukan pelanggan dengan Anda, sehingga mereka benar-benar memberikan layanan yang baik daripada membuat orang mengulang-ulang.

Anda dapat mengelompokkan kontak sesuai keinginan, yang berarti penargetan lebih baik dan komunikasi yang lebih cerdas. Tim berkolaborasi lebih mudah karena semua orang melihat informasi yang sama dan terbaru. Penjualan biasanya meningkat karena tim Anda memiliki wawasan yang lebih baik dan lebih banyak waktu untuk benar-benar menjual. Retensi pelanggan meningkat karena dukungan Anda lebih cepat dan lebih terinformasi.

Sekarang, contoh perangkat lunak CRM apa yang sebaiknya Anda pertimbangkan? Ada tiga tipe utama yang perlu diketahui.

CRM operasional seperti Salesforce, Insightly, dan Pipedrive adalah pusat penyimpanan data Anda. Mereka melacak di mana prospek berada dalam siklus penjualan, mengelola kontak, mengotomatisasi tindak lanjut pemasaran, dan memberi skor prospek sehingga tim penjualan tahu siapa yang harus diprioritaskan. Mereka sangat andal untuk menjaga semuanya tetap terorganisir dan mudah diakses.

Lalu ada sisi analitik. HubSpot, Zendesk, dan Zoho memungkinkan Anda benar-benar menganalisis apa yang terjadi. Anda melihat kinerja penjualan dari waktu ke waktu, menemukan performa terbaik, mengidentifikasi kampanye pemasaran yang benar-benar berhasil, memeriksa sentimen pelanggan. Alat-alat ini membantu Anda membuat keputusan nyata daripada sekadar menebak.

CRM kolaboratif seperti Microsoft Dynamics 365, Sage CRM, dan SugarCRM fokus pada membuat tim Anda saling berkomunikasi. Semua orang melihat gambaran lengkap tentang pelanggan, tugas-tugas diberikan ke orang yang tepat, dan pelanggan mendapatkan perlakuan yang lebih baik karena tidak ada yang menduplikasi usaha.

Saat Anda mencari contoh perangkat lunak CRM yang cocok untuk Anda, periksa apa saja yang bisa terintegrasi dengan alat yang sudah Anda gunakan. Integrasi email menarik template dan kontak terbaik langsung ke kotak masuk Anda. Sinkronisasi kalender memudahkan penjadwalan. Koneksi media sosial melacak mention dan membantu menjadwalkan posting. Form otomatis mengisi data. Alat panggilan dan video mencatat percakapan. Live chat menangkap prospek lebih cepat. Penandatanganan dokumen menjaga catatan proposal tetap rapi. Integrasi e-commerce menunjukkan apa yang dibeli pelanggan. Pelacakan acara membantu Anda menindaklanjuti peserta.

Harga bervariasi sangat tergantung kebutuhan—dari $12 hingga $3.200 per bulan. Beberapa penyedia menawarkan paket gratis dengan fitur terbatas jika Anda ingin mencoba terlebih dahulu.

Pertanyaan utamanya adalah apakah Anda membeli solusi yang sudah ada atau membangun yang kustom. CRM yang sudah ada lebih cepat diimplementasikan tetapi mungkin tidak cocok dengan alur kerja Anda secara tepat. Pembuatan kustom membutuhkan waktu pengembangan dan biaya yang serius. Kecuali Anda memiliki kebutuhan sangat spesifik yang tidak bisa dipenuhi oleh solusi lain, menggunakan perangkat lunak CRM yang sudah mapan lebih masuk akal.

CRM berbasis cloud memungkinkan Anda mengakses data di mana saja dengan internet. Sistem on-premise menyimpan data secara lokal, sehingga Anda terikat pada perangkat atau lokasi tertentu. Kebanyakan orang lebih suka cloud saat ini.

Intinya: jika Anda masih mengelola hubungan pelanggan secara manual atau melalui alat yang tersebar, Anda meninggalkan uang di meja. Contoh perangkat lunak CRM menunjukkan ada solusi untuk setiap ukuran dan kebutuhan bisnis. Pertanyaannya bukan apakah Anda membutuhkannya—melainkan mana yang paling cocok untuk operasi Anda.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan