Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
#USIranTensionsShakeMarkets
Ketegangan yang meningkat antara Amerika Serikat dan Iran sekali lagi menyoroti betapa kuatnya pengaruh geopolitik terhadap pasar keuangan global. Perkembangan terbaru, termasuk postur militer dan ancaman di sekitar jalur maritim utama seperti Selat Hormuz, telah meningkatkan ketidakpastian dan mengguncang kepercayaan investor. Karena wilayah ini menangani bagian penting dari pengiriman minyak global, setiap risiko gangguan dengan cepat berubah menjadi volatilitas pasar.
Harga minyak merespons secara tajam, bergerak lebih tinggi saat trader memperhitungkan potensi pembatasan pasokan. Ini menciptakan reaksi berantai: biaya energi yang tinggi dapat mendorong inflasi naik, memperumit kebijakan bank sentral dan memperlambat pertumbuhan ekonomi. Akibatnya, saham global menunjukkan kelemahan, dengan investor beralih dari aset yang lebih berisiko.
Pada saat yang sama, aset defensif seperti emas dan obligasi pemerintah cenderung menarik modal selama periode seperti ini. Dari segi sektor, perusahaan energi mungkin mendapatkan manfaat dari harga yang lebih tinggi, sementara industri seperti penerbangan dan manufaktur menghadapi tekanan biaya. Secara keseluruhan, pasar didorong bukan hanya oleh faktor fundamental, tetapi juga oleh sentimen geopolitik yang berubah cepat dan persepsi risiko.