Belakangan ini lagi ramai perdebatan tentang royalti pasar sekunder, yang sebenarnya adalah "Saya mendukung pencipta, tapi saya tidak ingin membayar." Sangat realistis: royalti bukan soal moral, melainkan soal penegakan. Penjualan di blockchain kamu tidak bisa halangi, yang bisa dihalangi hanyalah front-end dan likuiditas, hasilnya adalah siapa yang menguasai pintu masuk yang menentukan, malah pencipta yang diposisikan sebagai maskot.



Saya terbiasa melihat data bukan cerita motivasi: pasar mana yang menutup royalti, volume transaksi seri mana yang hanya short-term atau bisa berkelanjutan, apakah ada tanda-tanda jelas dari perilaku dompet seperti "pindah-pindah uang - cuci volume", jika tarik garis waktu akan jelas. Sama seperti diskusi tentang tingkat biaya dana yang ekstrem saat ini, banyak orang bingung antara membalikkan keadaan atau terus menggelembung gelembung, saya hanya ingin bertanya: siapa yang membayar biaya, siapa yang menerima subsidi, siapa yang memindahkan risiko. Perdebatan tentang royalti juga sama, jangan cuma bicara mendukung, catatan di blockchain jauh lebih jujur daripada bicara keras.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan