Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Adik sepupu saya menabung selama dua tahun, akhirnya di rekeningnya ada delapan puluh ribu rupiah.
Dia sudah merencanakan: akhir tahun kumpulkan seratus ribu, buat atap rumah di kampung.
Hasilnya minggu lalu dia meminjam mobil BMW bekas, menghabiskan enam puluh delapan ribu.
Adik sepupu bertanya: Dari mana kamu dapat uang sebanyak itu?
Temannya menjawab: Pakai kartu kredit, cicil 24 kali.
Adik sepupu: Lalu setiap bulan kamu pakai apa untuk bayar?
Temannya memeluk bahunya sambil tersenyum: Bukannya kamu punya tabungan? Pinjam dulu buat kebutuhan dua bulan, nanti kalau sudah cukup uang aku balikin.
Adik sepupu langsung terkejut.
Lebih parah lagi, temannya langsung menambahkan:
“Tenang saja, ini kan karena saya beli mobil. Nanti kalau mau jalan-jalan sama kamu, biaya bensin saya yang bayar.”
Adik sepupu sampai sekarang belum tahu bagaimana menolak.
Saya tanya dia, akhirnya pinjam apa tidak.
Dia bilang tidak, tapi dia ajak temannya makan barbeque, habis empat ratus ribu.
Karena temannya yang mengantar dia pakai mobil.
Kamu bilang ini apa sih.