Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Baru saja menyadari sesuatu yang menarik tentang Tony Robbins yang kebanyakan orang lewatkan — pria ini benar-benar terobsesi dengan membaca. Dia mengklaim telah membaca 700 buku sebelum berusia 18 tahun, yang jujur terdengar gila, tetapi itu membentuk cara dia berpikir tentang kesuksesan. Dan ketika kamu melihat apa yang sebenarnya dia rekomendasikan, kamu mulai melihat pola dalam pilihan buku terbaik Tony Robbins.
Satu yang terus muncul adalah 'The TB12 Method' karya Tom Brady. Sekarang aku tahu apa yang kamu pikirkan — mengapa pelatih kehidupan akan mempromosikan buku sepak bola? Tapi Robbins mengerti. Dia pernah mengatakan dalam wawancara bahwa keahlian nyata Brady bukanlah sepak bola, melainkan menang. Buku ini merinci strategi-strateginya untuk performa elit, dan tampaknya itu berhasil baik di lapangan maupun dalam membangun bisnis. Robbins menyebut Brady sebagai 'teman dekat' dan terus merekomendasikannya karena prinsip-prinsipnya bisa diterapkan di mana saja.
Lalu ada 'As A Man Thinketh' karya James Allen. Buku ini lebih tua, tetapi Robbins pernah menyebutkan membacanya lebih dari selusin kali dan selalu memberikannya kepada orang lain. Dia cukup jelas bahwa ini adalah bacaan wajib jika kamu ingin memahami bagaimana pikiranmu secara harfiah membentuk realitasmu. Singkat, mudah dipahami, tetapi menyentuh kedalaman — tepat seperti rekomendasi buku terbaik Tony Robbins yang melekat di ingatan.
Yang ketiga yang terus muncul adalah 'Principles for Dealing with the Changing World Order' karya Ray Dalio. Dalio membangun Bridgewater Associates menjadi hedge fund terbesar di dunia, jadi dia tahu sesuatu tentang menavigasi kompleksitas. Robbins mengutip buku ini sebagai hal penting untuk memahami di mana dunia berada dan ke mana arahnya. Sekali lagi, ini tentang mengekstrak prinsip-prinsip kemenangan dari orang-orang yang benar-benar telah menang.
Yang saya perhatikan adalah bahwa ketiganya mengikuti logika yang sama — mereka bukan tentang motivasi atau hype, melainkan tentang kerangka kerja. Mungkin itulah mengapa rekomendasi khusus ini penting. Jika kamu mencari saran buku terbaik dari Tony Robbins, ketiga buku ini memberi kamu titik awal yang solid untuk benar-benar membangun sesuatu yang berkelanjutan.