Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Membahas bagaimana investor jangka panjang terbaik sebenarnya berpikir, dan jujur saja, aturan Warren Buffett untuk memilih saham jauh lebih sederhana daripada yang kebanyakan orang bayangkan. Tiga langkah inti, benar-benar. Jika kamu baru mulai berinvestasi di saham, kerangka ini sangat solid.
Jadi siapa sebenarnya Buffett? Dia menjalankan Berkshire Hathaway, pada dasarnya kendaraan investasi pribadinya yang memiliki ratusan perusahaan. Beberapa dimiliki sepenuhnya, beberapa sebagian saham di perusahaan publik. Rekam jejaknya berbicara sendiri - kinerja Berkshire selama puluhan tahun adalah pelajaran utama dalam berinvestasi disiplin.
Ini hal tentang mengikuti pendekatan Warren Buffett: kamu punya dua jalur. Jalur pertama sederhana - cukup beli dana indeks S&P 500 dan terus menambah uang secara konsisten, baik pasar naik maupun turun. Rata-rata biaya dolar, pokoknya. Tidak mencolok, tapi efektif jika kamu tidak berusaha menjadi pemilih saham aktif.
Jalur kedua adalah benar-benar mengikuti metodologi pemilihan sahamnya. Dan di sinilah aturan Warren Buffett menjadi menarik. Tiga langkah yang tampaknya sederhana tapi menipu: beli perusahaan bagus saat harganya murah, tahan selamanya.
Pertama - apa yang membuat perusahaan bagus? Mentor Buffett, Benjamin Graham, punya kerangka yang solid di sini. Cari perusahaan yang membayar dividen, idealnya yang telah meningkatkan pembayaran mereka secara konsisten selama bertahun-tahun. Mulailah dengan setidaknya 10 tahun berturut-turut pertumbuhan dividen jika kamu menyaring opsi. Lebih baik lagi, cek Dividend Kings - perusahaan yang telah meningkatkan dividen selama lebih dari 50 tahun berturut-turut. Rangkaian seperti itu tidak terjadi secara kebetulan. Lalu, bersikap subjektif: temukan bisnis yang kamu pahami dan percaya memiliki potensi jangka panjang. Baca laporan laba rugi kuartalan, dengarkan panggilan, tinjau laporan tahunan. Pemahaman mendalam sangat penting.
Kedua - hanya beli saat harga benar-benar menarik. Menilai perusahaan bisa cepat menjadi rumit, tapi ini jalan pintasnya: fokus pada saham yang diperdagangkan dengan hasil dividen yang secara historis tinggi. Ketika hasilnya sangat tinggi dibandingkan dengan sejarahnya, biasanya harganya cukup baik. Konfirmasi ini dengan memeriksa rasio harga terhadap penjualan dan harga terhadap buku - mereka harus sejalan dengan apa yang dikatakan hasil dividen. Ambil PepsiCo versus Walmart, keduanya Dividend Kings. PepsiCo dengan hasil 3,8% (tinggi untuk mereka) dengan rasio P/S dan P/B di bawah rata-rata lima tahun - terlihat murah. Walmart dengan hasil 0,9% adalah rendah untuk mereka, dengan rasio di atas rata-rata lima tahun - terlihat mahal. Matematika-nya cocok.
Ketiga - dan ini mungkin yang paling penting - tahan selama dekade. Bukan tahun. Dekade. Buffett membangun kekayaan dengan membiarkan bunga majemuk bekerja. Kamu beli PepsiCo dengan pikiran 20, 30 tahun ke depan. Sejarah menunjukkan perusahaan pembayar dividen ini terus memberi imbalan kepada pemegang saham saat bisnis mereka berkembang. Harga saham naik. Itu membangun kekayaan generasi.
Satu lagi kebijaksanaan Buffett: dia menyarankan investor hanya memiliki sedikit saham dalam seumur hidup mereka. Memaksa kamu benar-benar percaya pada apa yang kamu beli dan menghilangkan dorongan untuk terlalu sering bertransaksi. Targetkan 20 posisi atau kurang. Bangun portofolio kamu selama bertahun-tahun, bukan minggu. Pelan-pelan saja, tetap fokus.
Aturan Warren Buffett bukan tentang mengalahkan pasar atau cepat kaya. Mereka tentang memilih kualitas, membeli dengan benar, dan membiarkan waktu bekerja. Itulah keunggulan sebenarnya.