Pernah bertanya-tanya mengapa beberapa orang sangat berhati-hati dengan uang mereka sementara yang lain hanya membelanjakan secara bebas? Saya dulu berpikir menjadi pelit dengan uang adalah hal yang buruk, tetapi jujur saja, itu mengubah seluruh situasi keuangan saya.



Biarkan saya jujur—berhati-hati tentang setiap dolar bukan tentang menolak diri sendiri segala sesuatu. Ini tentang benar-benar mengetahui ke mana uang Anda pergi dan membuat pilihan yang berarti bagi Anda. Setelah Anda mulai memperhatikan, Anda menyadari berapa banyak uang yang hilang begitu saja tanpa Anda sadari.

Inilah yang mengubah segalanya bagi saya. Pertama, saya berhenti menebak dan mulai melacak. Kedengarannya membosankan, tetapi setelah Anda melihat secara pasti apa yang Anda keluarkan, semuanya menjadi nyata. Saya menggunakan aplikasi untuk mencatat pengeluaran selama sebulan dan jujur saja, saya terkejut. Pengeluaran sukarela saya gila—langganan yang saya lupa, pembelian acak, makan di luar terus-menerus.

Lalu saya menjadi lebih sengaja. Saya membagi pengeluaran saya menjadi apa yang penting (perumahan, makanan, utilitas) dan apa yang hanya sekadar menyenangkan untuk dimiliki. Mengurangi pengeluaran untuk hal-hal yang menyenangkan itu adalah tempat di mana penghematan nyata terjadi. Tidak lagi makan di luar lima kali seminggu. Mulai memasak di rumah sebagai gantinya. Itu saja menghemat ratusan setiap bulan.

Saya juga mulai lebih strategis dalam berbelanja. Membuat daftar sebelum pergi ke toko adalah perubahan besar—menghentikan pembelian impulsif. Membandingkan harga antar toko benar-benar membuat perbedaan. Merek generik biasanya sama bagusnya tapi jauh lebih murah. Barang bekas? Sangat diremehkan. Facebook Marketplace dan toko barang bekas punya penawaran bagus jika Anda mencari.

Hal tentang layanan streaming juga nyata. Alih-alih membayar semuanya secara terpisah, bundling menghemat uang. Begitu juga dengan asuransi—menggabungkan polis bisa memotong tagihan Anda cukup signifikan.

Satu hal yang mengejutkan saya adalah aplikasi cashback. Anda membeli barang apa pun, jadi mengapa tidak mendapatkan uang kembali? Rakuten dan Ibotta sebenarnya bertambah seiring waktu. Begitu juga dengan program loyalitas dan kupon—uang gratis jika Anda bersedia menghabiskan dua detik.

Tapi hal yang benar-benar penting adalah otomatisasi. Mengatur transfer otomatis ke tabungan sehingga uang berpindah sebelum Anda berpikir untuk membelanjakannya. Tidak terlihat, tidak diingat. Kemudian uang itu tumbuh tanpa Anda harus repot memikirkannya.

Saya juga mulai menaruh uang ke rekening tabungan berbunga tinggi daripada membiarkannya duduk di rekening biasa yang menghasilkan hampir tidak ada. Perbedaan tingkat bunga sangat besar.

Melihat ke belakang, menjadi pelit dengan uang bukan tentang menjadi pelit atau melewatkan hidup. Ini tentang menjadi sengaja. Anda membelanjakan apa yang benar-benar penting bagi Anda dan memotong sisanya. Di situlah Anda menyadari mengapa beberapa orang membangun kekayaan dan yang lain tetap terjebak. Mereka tidak menghasilkan lebih banyak uang—mereka hanya lebih berhati-hati dengan apa yang mereka miliki.

Jika Anda bertanya-tanya mengapa Anda harus pelit dengan uang, jawabannya sederhana: kendali keuangan mengalahkan stres keuangan setiap saat. Mulailah dari kecil, catat pengeluaran Anda selama sebulan, dan lihat bagaimana itu mengubah perspektif Anda. Anda mungkin akan terkejut berapa banyak yang bisa Anda hemat tanpa merasa kehilangan sesuatu yang nyata.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan