Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Selalu ingin membahas topik ini, karena banyak investor pemula yang selalu terbuai oleh mimpi "mengalahkan pasar". Sebenarnya sejak tahun 1973, ekonom Burton Malkiel melalui penelitiannya memberitahu kita sebuah kenyataan: pergerakan harga saham bersifat acak, tren masa lalu tidak memiliki nilai prediksi untuk masa depan. Inilah inti dari teori random walk.
Singkatnya, teori random walk berpendapat bahwa fluktuasi harga saham sama sekali tidak dapat diprediksi, seperti jalur seorang pemabuk—ke mana langkah berikutnya, tidak ada yang tahu. Teori ini secara langsung menantang anggapan bahwa analisis teknikal dan fundamental bisa membantu Anda mengalahkan pasar. Anda mungkin mahir membaca grafik lilin, menganalisis laporan keuangan, tetapi tidak bisa mengubah sifat acak dari pergerakan harga.
Mengapa teori ini penting? Karena dari situ muncul hipotesis pasar efisien (EMH). Secara sederhana, EMH berpendapat bahwa semua informasi yang tersedia sudah tercermin dalam harga saham, jadi baik investor ritel maupun orang dalam tidak mungkin terus-menerus mengungguli pasar. EMH bentuk lemah mengatakan data harga masa lalu tidak berguna, sedangkan bentuk semi-kuat dan kuat menyatakan bahwa bahkan informasi publik dan informasi orang dalam pun tidak berguna—harga sudah mencerminkan segalanya.
Tentu saja, teori ini juga mendapat kritik. Ada yang berpendapat bahwa pasar tidak selalu sepenuhnya efisien, dan peluang arbitrase memang ada. Bubble dan crash juga tampaknya menunjukkan bahwa pergerakan harga tidak sepenuhnya acak. Tapi bagaimanapun, pengaruh teori random walk terhadap pemikiran investasi modern sangat besar.
Lalu, bagaimana menerapkan teori ini untuk panduan investasi? Cara paling langsung adalah dengan meninggalkan pemilihan saham dan timing pasar, dan beralih ke investasi pasif. Daripada menghabiskan waktu menganalisis saham satu per satu, lebih baik melakukan investasi rutin pada dana indeks berbiaya rendah, seperti S&P 500. Dengan cara ini, Anda bisa mendapatkan rata-rata hasil pasar sekaligus mengurangi risiko melalui diversifikasi. Dalam jangka panjang, strategi ini biasanya tidak kalah menguntungkan.
Dari pengamatan saya, semakin banyak investor mulai menerima logika teori random walk, beralih ke dana indeks dan ETF. Ini bukan karena mereka menyerah pada mimpi menghasilkan uang, tetapi karena menyadari bahwa daripada menjadi investor aktif yang gagal, lebih baik menjadi investor pasif yang sukses. Tentu saja, teori ini tidak sempurna, kompleksitas pasar jauh melampaui model teori, tetapi sebagai kerangka investasi, teori random walk memang layak dipertimbangkan.