Tiga RUU Utama AS: GENIUS, CLARITY, Anti-CBDC
Pada "Minggu Enkripsi" tahun 2025, Amerika Serikat secara berturut-turut mempromosikan tiga undang-undang kunci:
- GENIUS Act: Menetapkan persyaratan cadangan dan audit untuk stablecoin guna meningkatkan transparansi pasar.
- Undang-Undang CLARITY: Mengklarifikasi pembagian tanggung jawab antara SEC dan CFTC di pasar enkripsi, mengurangi tumpang tindih regulasi.
- Undang-Undang Anti-CBDC: Melarang penerbitan mata uang digital bank sentral, menekankan perlindungan privasi dan nilai-nilai terdesentralisasi.
Kekhawatiran Partai Demokrat tentang RUU RFIA
Beberapa senator percaya bahwa "Undang-Undang Inovasi Keuangan yang Bertanggung Jawab (RFIA)" dapat melemahkan kekuatan lembaga pengatur dan meningkatkan risiko keuangan. Mereka menyerukan langkah-langkah pengaturan yang lebih kuat untuk menghindari potensi krisis sistemik.
Pakistan mendirikan badan regulasi untuk aset virtual
Pakistan mendirikan Otoritas Regulasi Aset Virtual pada tahun 2025, yang bertanggung jawab untuk mengeluarkan lisensi, mengawasi kepatuhan, dan membangun sandbox regulasi. Langkah ini menunjukkan bahwa negara-negara berkembang juga mulai secara aktif mengatur pasar aset virtual untuk mengurangi risiko dan mendorong inovasi.
Panduan Respon Cepat untuk Pemula
- Perhatikan tren legislasi: regulasi AS akan secara tidak langsung mempengaruhi lanskap pasar global.
- Pilih platform dengan hati-hati: Cobalah untuk memilih platform yang telah memperoleh lisensi di berbagai yurisdiksi.
- Tetap informasi diperbarui: Akses tepat waktu ke berita regulasi enkripsi membantu menghindari risiko dan merebut peluang.