#24h加密合约清算破4亿美元 Bitcoin dalam 24 jam terakhir terus mengalami tekanan, secara bertahap merosot dari kisaran konsolidasi di atas $76.000, kini telah menembus di bawah $73.000. Volume perdagangan pasar tetap aktif, mencerminkan tekanan jual yang berkelanjutan. Ethereum mengalami penurunan yang lebih besar, kini telah menembus level psikologis $2.000. Sebagai aset terbesar kedua di pasar kripto, penurunan ETH mencerminkan sentimen pasar secara keseluruhan yang cenderung lemah. Dalam 24 jam terakhir, total 164.762 orang mengalami posisi terpaksa dilikuidasi, dengan total nilai likuidasi sebesar $928 juta. Likuidasi terbesar terjadi di Hyperliquid, dengan nilai BTC-USD sebesar $15,34 juta.
Salah satu penyebab utama lemahnya harga BTC adalah aksi jual besar-besaran dari para penambang dan transformasi industri.
Beberapa perusahaan penambangan Bitcoin yang terdaftar secara publik baru-baru ini menjual cadangan BTC mereka, mengalihkan dana ke pembangunan infrastruktur AI.
Kemajuan dua RUU penting terkait mata uang kripto di Kongres AS berjalan lambat, yang semakin melemahkan harapan pasar terhadap manfaat kebijakan yang akan datang: RUU Digital Asset PARITY bertujuan mereformasi sistem pajak aset digital, membebaskan penambang dan hadiah staking dari beban pajak sebelum dijual. Proposal ini diajukan secara resmi pada bulan Mei, tetapi belum masuk ke dalam agenda sidang atau pemungutan suara.
Sedangkan RUU Digital Asset Market CLARITY menunggu pemungutan suara oleh seluruh Senat, dan saat ini belum ada jadwal pasti.
Neraca aset Federal Reserve stagnan, dan ekspektasi likuiditas pun pupus. Sebelumnya, pasar mengharapkan Federal Reserve akan terus memperluas neraca asetnya melalui pembelian obligasi AS untuk menyuntikkan likuiditas ke pasar.
Namun sejak 15 April, total aset Federal Reserve stagnan di angka $6,7 triliun, dengan laju ekspansi yang jelas melambat.
Ditambah lagi, tekanan jual ETF spot BTC terus berlanjut! Membuat BTC yang sudah lemah menjadi semakin lesu. Total keluar bersih dari ETF spot Bitcoin kemarin mencapai $733 juta, selama 8 hari berturut-turut terjadi arus keluar bersih.
Dari segi berita, ketegangan perang kembali memuncak, militer AS menyatakan sudah ditempatkan dan siap menyerang Kuba kapan saja.
Selain itu, Presiden AS Trump menyatakan tidak ada harapan dalam negosiasi dan tidak puas dengan kesepakatan Iran.
Pada dini hari 28 Mei, militer AS melakukan serangan udara di pinggiran Pelabuhan Abbas, kemudian Pasukan Revolusi Islam membalas serangan terhadap pangkalan udara militer AS yang melancarkan serangan tersebut.
Ditambah lagi, kebangkrutan Jubi, saat ini pasar dipenuhi berita negatif, kondisi pasar sangat buruk. Dalam hal operasional, satu-satunya strategi adalah bermain aman, menunggu peluang dan siklus yang tepat. $BTC
Salah satu penyebab utama lemahnya harga BTC adalah aksi jual besar-besaran dari para penambang dan transformasi industri.
Beberapa perusahaan penambangan Bitcoin yang terdaftar secara publik baru-baru ini menjual cadangan BTC mereka, mengalihkan dana ke pembangunan infrastruktur AI.
Kemajuan dua RUU penting terkait mata uang kripto di Kongres AS berjalan lambat, yang semakin melemahkan harapan pasar terhadap manfaat kebijakan yang akan datang: RUU Digital Asset PARITY bertujuan mereformasi sistem pajak aset digital, membebaskan penambang dan hadiah staking dari beban pajak sebelum dijual. Proposal ini diajukan secara resmi pada bulan Mei, tetapi belum masuk ke dalam agenda sidang atau pemungutan suara.
Sedangkan RUU Digital Asset Market CLARITY menunggu pemungutan suara oleh seluruh Senat, dan saat ini belum ada jadwal pasti.
Neraca aset Federal Reserve stagnan, dan ekspektasi likuiditas pun pupus. Sebelumnya, pasar mengharapkan Federal Reserve akan terus memperluas neraca asetnya melalui pembelian obligasi AS untuk menyuntikkan likuiditas ke pasar.
Namun sejak 15 April, total aset Federal Reserve stagnan di angka $6,7 triliun, dengan laju ekspansi yang jelas melambat.
Ditambah lagi, tekanan jual ETF spot BTC terus berlanjut! Membuat BTC yang sudah lemah menjadi semakin lesu. Total keluar bersih dari ETF spot Bitcoin kemarin mencapai $733 juta, selama 8 hari berturut-turut terjadi arus keluar bersih.
Dari segi berita, ketegangan perang kembali memuncak, militer AS menyatakan sudah ditempatkan dan siap menyerang Kuba kapan saja.
Selain itu, Presiden AS Trump menyatakan tidak ada harapan dalam negosiasi dan tidak puas dengan kesepakatan Iran.
Pada dini hari 28 Mei, militer AS melakukan serangan udara di pinggiran Pelabuhan Abbas, kemudian Pasukan Revolusi Islam membalas serangan terhadap pangkalan udara militer AS yang melancarkan serangan tersebut.
Ditambah lagi, kebangkrutan Jubi, saat ini pasar dipenuhi berita negatif, kondisi pasar sangat buruk. Dalam hal operasional, satu-satunya strategi adalah bermain aman, menunggu peluang dan siklus yang tepat. $BTC









