Kenaikan suku bunga ditambah CLARITY yang terhambat: mengapa Bitcoin justru naik, bukan turun, meski menghadapi dua faktor bearish?
Pasar kripto pada September 2026 mengalami pembalikan harga yang layak disebut sebagai contoh textbook.
Di tengah dua guncangan berupa kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin oleh Federal Reserve—yang pertama sejak Juli 2023—serta penolakan mosi prosedural RUU CLARITY oleh Senat AS dengan hasil pemungutan suara 49 berbanding 50, Bitcoin bukan hanya tidak menembus support penting di 76.000 USD, tetapi justru memulai reli short squeeze pada 18 September, naik sekitar 6% dan kembali berada di atas 81.000 USD. Hingga 20 September 2026, berdasarkan data harga Gate, BTC bergerak dalam kisaran sempit di sekitar 81.000 USD, dengan rentang harga intrahari sekitar 81.088 USD hingga 81.156 USD.
Ini bukan sekadar rebound setelah penurunan berlebihan. Kenaikan suku bunga mendorong imbal hasil bebas risiko, menurut estimasi tradisional
Di tengah dua guncangan berupa kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin oleh Federal Reserve—yang pertama sejak Juli 2023—serta penolakan mosi prosedural RUU CLARITY oleh Senat AS dengan hasil pemungutan suara 49 berbanding 50, Bitcoin bukan hanya tidak menembus support penting di 76.000 USD, tetapi justru memulai reli short squeeze pada 18 September, naik sekitar 6% dan kembali berada di atas 81.000 USD. Hingga 20 September 2026, berdasarkan data harga Gate, BTC bergerak dalam kisaran sempit di sekitar 81.000 USD, dengan rentang harga intrahari sekitar 81.088 USD hingga 81.156 USD.
Ini bukan sekadar rebound setelah penurunan berlebihan. Kenaikan suku bunga mendorong imbal hasil bebas risiko, menurut estimasi tradisional










