#Gate用户突破6000万 Dari “pemula” menjadi “veteran pasar” — kisah saya sebagai satu dari 60 juta pengguna Gate
Saat melihat kabar bahwa jumlah pengguna global Gate secara resmi telah menembus 60 juta, saya baru tiba-tiba menyadari bahwa ternyata saya juga merupakan satu dari 60 juta itu. Platform ini juga mengadakan acara perayaan, membagikan kupon pengalaman kontrak senilai 6.000 USDT, blind box merchandise, dan sebagainya—namun sejujurnya, bahkan tanpa semua keuntungan itu, saya tetap ingin menceritakan pengalaman ini.
Saya mulai masuk ke dunia kripto pada 2021. Saat itu pasar sedang sangat panas, dan teman-teman di sekitar saya setiap hari membahas koin mana yang kembali naik dua kali lipat. Transaksi pertama saya setelah mendaftar di Gate, kalau diingat sekarang, masih membuat saya malu—mengikuti rekomendasi seorang “guru” di grup, saya membeli altcoin tertentu senilai 1.000 U tanpa berpikir panjang. Begitu selesai membeli, harganya langsung turun. Saya bertahan selama tiga hari, tetapi akhirnya tidak tahan dan menjual rugi. Sehari setelah saya menjualnya, harganya naik 40%. Rasanya seperti baru saja turun dari kendaraan, lalu kendaraan itu langsung pergi sambil membunyikan klakson dua kali di depan Anda.
Namun, hal yang benar-benar membuat saya mengingat Gate adalah hal lain.
Pada akhir 2021, saya tanpa sengaja menemukan sebuah unggahan. Seseorang bercerita bahwa pada 2018 ia membeli Dogecoin di Gate seharga ¥0,05, lalu menjualnya karena panik saat harganya turun menjadi ¥0,02, sehingga merugi 60%. Kemudian pada 2021, harga Doge naik mendekati ¥5—jika ia tidak menjualnya, ¥1.000 akan berubah menjadi sekitar ¥95.000. Unggahan itu diakhiri dengan satu kalimat: “Saya salah mengira kepanikan sebagai disiplin.”
Kalimat itu terasa seperti siraman air dingin di kepala saya. Saya mengingat kembali transaksi senilai 1.000 U tersebut—bukankah saya juga melakukan hal yang sama? Sebelum membeli, saya tidak melakukan riset apa pun; setelah harganya turun, saya melakukan panic sell, lalu hanya bisa melihatnya naik kembali. Sejak saat itu, saya mulai serius belajar membaca grafik candlestick dan mengelola ukuran posisi, tidak lagi mengikuti “guru” untuk membeli tanpa berpikir panjang.
Setelah itu, saya beberapa kali melakukan transaksi yang cukup baik di Gate, tetapi juga beberapa kali mengalami kerugian. Yang paling sulit dilupakan terjadi pada 2023, ketika saya menggunakan grid trading untuk perlahan mengumpulkan keuntungan di tengah pasar yang bergerak sideways—jumlahnya tidak besar, tetapi itu pertama kalinya saya merasa bahwa uang tersebut saya dapatkan “bukan karena keberuntungan”.
Delapan tahun telah berlalu. Gate telah berkembang dari bursa kecil pada masa itu menjadi platform multi-aset yang mencakup lebih dari 4.900 aset digital, 12.800 saham dan ETF. Saya pun berubah dari pemula yang terbawa emosi menjadi “veteran pasar” yang bisa membaca grafik candlestick dan menghitung ukuran posisi. Dari 60 juta pengguna, setiap orang memiliki kisahnya sendiri—ada yang menghasilkan keuntungan besar, ada yang mengalami kerugian parah, dan ada pula yang menghadapi pengalaman yang membuat tertawa sekaligus menangis. Pelajaran terbesar yang saya dapat mungkin adalah belajar menahan tangan sendiri terlebih dahulu di hadapan pasar, baru kemudian membicarakan soal menghasilkan uang.
Semoga Gate semakin berkembang, dan semoga kita, 60 juta pengguna itu, juga dapat terus tumbuh perlahan sesuai ritme masing-masing.