Kolaborasi Gate dan Alpaca: Keuangan Tradisional dan Aset Digital Bertemu dalam Satu Platform
Gate, berkat infrastruktur pialang Alpaca, menawarkan kepada penggunanya akses ke lebih dari 10.000 saham dan ETF AS. Kolaborasi ini menjadi salah satu langkah paling konkret dalam strategi Gate untuk bertransformasi dari platform yang sepenuhnya berfokus pada mata uang kripto menjadi ekosistem layanan keuangan terintegrasi yang memungkinkan investasi multi-aset.
Perluasan platform ini dibangun di atas tiga struktur produk utama:
• Gate Stocks (Layanan Pialang Tradisional): Pengguna dapat berinvestasi pada ribuan saham dan ETF yang diperdagangkan di NYSE dan Nasdaq menggunakan USDT. Dalam produk ini, saham tidak terdaftar atas nama investor, dan investor tidak memperoleh hak langsung sebagai pemegang saham, seperti hak suara. Transaksi perusahaan seperti pembayaran dividen dicatat dalam akun melalui USDT. • IPO Access (Partisipasi IPO): Pengguna dapat mengajukan permintaan alokasi saham perusahaan yang akan melakukan penawaran umum perdana di AS. Namun, tidak ada jaminan bahwa permintaan tersebut akan dipenuhi; Distribusi didasarkan pada popularitas penawaran dan permintaan dari investor besar, dan harga akhir dapat berbeda dari kisaran awal.
gStocks (Saham yang Ditokenisasi): Produk ini merujuk pada token derivatif yang diterbitkan di blockchain dan dikaitkan dengan kinerja harga saham tradisional. gStocks didukung oleh saham fisik dengan rasio satu banding satu, dan Alpaca menangani penyimpanan aset dasar tersebut. Namun, token ini tidak secara langsung menunjukkan kepemilikan atas saham perusahaan; investor tidak memperoleh hak suara, dan token ini memiliki risiko tambahan seperti penurunan nilai atau masalah likuiditas, tergantung pada kondisi pihak ketiga yang menerbitkan token tersebut. Mengenai pembayaran dividen gStocks, terdapat ketidakkonsistenan dalam pernyataan platform pada waktu yang berbeda.
Pendiri platform, Dr. Han, menjelaskan bahwa tujuan kolaborasi ini adalah mempertemukan aset digital dan keuangan tradisional dengan menawarkan kepada klien lingkungan yang memungkinkan mereka mengelola investasi dengan lebih lancar. CEO Alpaca Yoshi Yokokawa menyatakan bahwa langkah ini menunjukkan bagaimana infrastruktur mereka dapat menjembatani pasar digital dan tradisional di berbagai platform global. Tindakan ini dipandang sebagai bagian dari strategi Gate untuk beralih ke model investasi "one-stop shop", yang melayani basis penggunanya yang berjumlah lebih dari 5,8 miliar pengguna dan semakin populer.
#GateTop1GrowthInJuly
#StockTradingShareChallenge
#Web3SecurityGuide
Gate, berkat infrastruktur pialang Alpaca, menawarkan kepada penggunanya akses ke lebih dari 10.000 saham dan ETF AS. Kolaborasi ini menjadi salah satu langkah paling konkret dalam strategi Gate untuk bertransformasi dari platform yang sepenuhnya berfokus pada mata uang kripto menjadi ekosistem layanan keuangan terintegrasi yang memungkinkan investasi multi-aset.
Perluasan platform ini dibangun di atas tiga struktur produk utama:
• Gate Stocks (Layanan Pialang Tradisional): Pengguna dapat berinvestasi pada ribuan saham dan ETF yang diperdagangkan di NYSE dan Nasdaq menggunakan USDT. Dalam produk ini, saham tidak terdaftar atas nama investor, dan investor tidak memperoleh hak langsung sebagai pemegang saham, seperti hak suara. Transaksi perusahaan seperti pembayaran dividen dicatat dalam akun melalui USDT. • IPO Access (Partisipasi IPO): Pengguna dapat mengajukan permintaan alokasi saham perusahaan yang akan melakukan penawaran umum perdana di AS. Namun, tidak ada jaminan bahwa permintaan tersebut akan dipenuhi; Distribusi didasarkan pada popularitas penawaran dan permintaan dari investor besar, dan harga akhir dapat berbeda dari kisaran awal.
gStocks (Saham yang Ditokenisasi): Produk ini merujuk pada token derivatif yang diterbitkan di blockchain dan dikaitkan dengan kinerja harga saham tradisional. gStocks didukung oleh saham fisik dengan rasio satu banding satu, dan Alpaca menangani penyimpanan aset dasar tersebut. Namun, token ini tidak secara langsung menunjukkan kepemilikan atas saham perusahaan; investor tidak memperoleh hak suara, dan token ini memiliki risiko tambahan seperti penurunan nilai atau masalah likuiditas, tergantung pada kondisi pihak ketiga yang menerbitkan token tersebut. Mengenai pembayaran dividen gStocks, terdapat ketidakkonsistenan dalam pernyataan platform pada waktu yang berbeda.
Pendiri platform, Dr. Han, menjelaskan bahwa tujuan kolaborasi ini adalah mempertemukan aset digital dan keuangan tradisional dengan menawarkan kepada klien lingkungan yang memungkinkan mereka mengelola investasi dengan lebih lancar. CEO Alpaca Yoshi Yokokawa menyatakan bahwa langkah ini menunjukkan bagaimana infrastruktur mereka dapat menjembatani pasar digital dan tradisional di berbagai platform global. Tindakan ini dipandang sebagai bagian dari strategi Gate untuk beralih ke model investasi "one-stop shop", yang melayani basis penggunanya yang berjumlah lebih dari 5,8 miliar pengguna dan semakin populer.
#GateTop1GrowthInJuly
#StockTradingShareChallenge
#Web3SecurityGuide

