Apakah kamu sering melakukan hal seperti ini? Saat membeli minuman, selalu memilih dulu lalu membuka pintu kulkas, setelah selesai langsung menutupnya; saat menyerahkan gunting, ujung tajam menghadap ke arah diri sendiri; saat orang lain mencuci rambutmu, secara tidak sadar menengadah, ingin membuat mereka lebih rileks; saat memesan makanan di restoran, menunggu pelayan mendekat baru melambai, bukan berteriak dari jauh; saat melewati pintu masuk keramaian yang sempit, terbiasa membelokkan badan agar orang lain bisa lewat dulu, takut menghalangi orang lain. Perilaku yang sama, alasan di baliknya belum tentu sama. Ada yang melakukannya karena mengerti menghormati orang lain, bersedia memikirkan orang lain satu langkah lebih jauh; ada yang melakukannya karena takut merasa bersalah, takut orang lain tidak senang, takut dibenci orang. Secara kasat mata tidak ada bedanya, tetapi dorongan batinnya sama sekali berbeda. Niat baik sendiri tidak masalah, masalahnya berasal dari mana. Niat baik yang benar-benar sehat bukan karena takut kehilangan pengakuan, tetapi karena meskipun tidak perlu membuktikan apa-apa, kamu tetap bersedia menghormati dan memahami orang lain. Itu bukan untuk menyenangkan hati, melainkan pendidikan; bukan karena takut, melainkan pilihan.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan