Ceritakan sebuah kisah, di sebuah peternakan ayam ada puluhan ribu ayam petelur.


Hidup mereka setiap hari sama saja: makan pakan, bertelur, menunggu hari berikutnya.
Telur bagi mereka hanyalah sebuah pekerjaan.
Mereka tahu bahwa mereka akan bertelur, tetapi belum pernah melihat telur berubah menjadi anak ayam.
Hari demi hari, tahun demi tahun.
Pelan-pelan, mereka bahkan lupa apa arti awal dari bertelur.
Suatu hari, anak pemilik peternakan membawa seekor anak ayam yang baru menetas ke dalam kandang ayam.
Di kandang ayam yang biasanya sangat riuh, di mana suara ayam betina bersahutan di mana-mana.
Tiba-tiba, anak ayam itu mengeluarkan beberapa suara lembut.
Terjadi hal yang aneh.
Kandang ayam yang sebelumnya gaduh, tiba-tiba menjadi tenang.
Puluhan ribu ayam betina sekaligus menoleh ke arah suara yang datang.
Mereka tidak tahu mengapa mereka tertarik.
Tapi suara itu seolah menembus waktu, membangkitkan ingatan yang sudah lama tidur di kedalaman gen mereka.
Pada saat itu, mereka tiba-tiba menyadari:
Ternyata, telur yang mereka hasilkan setiap hari, sebenarnya bisa berubah menjadi seperti ini.
Ternyata, apa yang terkandung dalam telur bukan hanya sebuah produk, tetapi sebuah kehidupan.
Ternyata, suara itu seharusnya adalah suara yang paling mereka kenal.
Tapi kini terdengar begitu asing.
Karena mereka sudah terlalu lama hidup dalam kehidupan yang seperti jalur produksi.
Sampai lupa mengapa mereka bertelur, dan bahkan lupa apa arti dari bertelur.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan