Bukan karena takdir telah berakhir baru pergi, tetapi karena kehidupan satu sama lain mulai berjalan ke arah yang berbeda, sehingga takdir tampak seperti telah selesai. Banyak orang kemudian akan menyadari, yang benar-benar mereka rindukan mungkin bukan orang itu, tetapi diri mereka sendiri yang bisa bertemu dengannya. Diri yang begadang ngobrol bersama, diri yang masih percaya akan kemungkinan tak terbatas di masa depan, diri yang bersedia mencintai tanpa syarat. Orang pergi, zaman berlalu, diri juga berubah. Inilah penyesalan sejati dari kebanyakan “pertemuan terakhir”. Makna terdalam dari sebuah hubungan sering kali bukan tentang apakah kita bisa selamanya berjalan bersama, tetapi tentang bagaimana hubungan itu pernah membuatmu menjadi orang seperti apa. Ada orang yang menemanimu seumur hidup, ada yang hanya menemanimu sebentar. Perbedaannya hanya pada durasi, bukan nilai.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan