Banyak luka, bukan berasal dari niat jahat, tetapi dari kemampuan. Ada orang yang tidak bisa berkomunikasi, ada yang tidak bisa berempati, ada yang tidak mampu bertanggung jawab, bahkan ada yang tidak memiliki kemampuan membangun hubungan dekat. Mereka mungkin tidak bermaksud menyakiti siapa pun, tetapi cara mereka menangani hubungan sendiri akan terus-menerus menimbulkan luka. Dan bagian yang benar-benar halus adalah, ketika kamu memahami semuanya ini, kamu akan menyadari bahwa memahami batasan seseorang tidak sama dengan menerima batasan seseorang; mengetahui bahwa luka bukan karena niat jahat, juga tidak berarti kamu harus terus menanggung luka. Memaafkan adalah melepaskan dendam, pergi adalah berhenti menguras energi, keduanya tidak bertentangan. Jadi jawaban saya selalu: tutup payung saat angin kencang, ganti cangkir saat teh dingin. Bukan karena membenci, tetapi karena memahami.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan