Perang Iran Mendorong Mata Uang Asia yang Berkembang ke Titik Terendah Ekstrem; Rupee Bisa Tembus 100, Imbal Hasil Filipina Bisa Melonjak hingga 8%
Menurut Jin10, pasar negara Asia yang sedang berkembang menghadapi tekanan yang semakin besar dari konflik Iran, mendorong mata uang dan imbal hasil obligasi ke level yang sebelumnya dianggap tidak mungkin. Para analis memetakan skenario bearish yang lebih ekstrem seiring konflik berlanjut, termasuk rupee India melemah hingga 100 terhadap dolar AS, rupiah Indonesia turun ke 18.000, dan peso Filipina melemah ke 65. Kenaikan harga energi yang terus terjadi memperparah inflasi dan membebani ekonomi
GateNews·05-21 04:17
