ORO diserang oleh kelompok peretas Korea Utara Sapphire Sleet, mengalami kerugian sebesar 630 ribu dolar AS dalam bentuk mata uang kripto
Agen belanja berbasis AI ORO pada 21 Juli mengungkapkan di platform X bahwa perusahaannya diduga menjadi korban serangan peretas dari Korea Utara. Pada 13 Juli, ORO mengalami kerugian 14,7 juta token Alpha, dengan nilai sekitar 63.000.0 dolar AS. Pelaku menyerang melalui pembobolan akun Telegram milik kontak legal karyawan ORO, lalu mengirim tautan rapat palsu untuk membujuk karyawan agar memasang ekstensi berbahaya. Setelah mengumpulkan data selama hampir sebulan, pelaku baru melakukan pencuria
TAO1,84%
MarketWhisper·07-22 03:18




