#AIP #Strategy再售1637枚BTC并回购STRC
Pada 1907, terjadi gelombang penarikan dana paksa pada perusahaan trust AS. Wall Street tidak punya bank sentral, tidak ada lender of last resort, dan kepanikan menyebar seperti api liar. J.P. Morgan terpaksa menutup rapat para bankir besar di dalam ruang kerjanya sendiri untuk melakukan negosiasi, menggunakan otoritas pribadinya untuk menahan pasar secara paksa. Sistem keuangan sebuah negara bertumpu pada satu orang. Seratus tahun lebih kemudian, krisis keuangan 2008 terulang kembali: Lehman Brothers tumbang, AIG diselamatkan, dan "terlalu besar untuk gagal" menjadi istilah keuangan yang paling sinis. Setiap krisis selalu menunjuk pada masalah yang sama: kekuasaan terlalu terpusat, aturan terlalu rapuh. Logika desain model AIP justru berlawanan; ia memecah kekuasaan, dan menuliskan aturan menjadi pasti. Pool komisi (escrow) membagikan setiap transaksi secara proporsional, sehingga tidak ada "paus" yang bisa mengendalikan pasar; harga digerakkan oleh total akumulasi nilai transaksi, sehingga tidak ada orang yang bisa melakukan short terarah; mode antisipasi otomatis aktif, dan tidak ada penyelamatan pasar yang dilakukan manusia. AI tidak akan panik, tidak akan ragu, dan tidak akan memilih siapa yang harus diselamatkan saat krisis tiba. Apakah sistem ini punya celah? Mungkin ada. Tapi setidaknya, ia tidak lagi mengulang naskah lama "satu orang yang menentukan sebuah pasar". Kita bersama-sama menantikan bagaimana proyek yang dibentuk AI nantinya.
Pada 1907, terjadi gelombang penarikan dana paksa pada perusahaan trust AS. Wall Street tidak punya bank sentral, tidak ada lender of last resort, dan kepanikan menyebar seperti api liar. J.P. Morgan terpaksa menutup rapat para bankir besar di dalam ruang kerjanya sendiri untuk melakukan negosiasi, menggunakan otoritas pribadinya untuk menahan pasar secara paksa. Sistem keuangan sebuah negara bertumpu pada satu orang. Seratus tahun lebih kemudian, krisis keuangan 2008 terulang kembali: Lehman Brothers tumbang, AIG diselamatkan, dan "terlalu besar untuk gagal" menjadi istilah keuangan yang paling sinis. Setiap krisis selalu menunjuk pada masalah yang sama: kekuasaan terlalu terpusat, aturan terlalu rapuh. Logika desain model AIP justru berlawanan; ia memecah kekuasaan, dan menuliskan aturan menjadi pasti. Pool komisi (escrow) membagikan setiap transaksi secara proporsional, sehingga tidak ada "paus" yang bisa mengendalikan pasar; harga digerakkan oleh total akumulasi nilai transaksi, sehingga tidak ada orang yang bisa melakukan short terarah; mode antisipasi otomatis aktif, dan tidak ada penyelamatan pasar yang dilakukan manusia. AI tidak akan panik, tidak akan ragu, dan tidak akan memilih siapa yang harus diselamatkan saat krisis tiba. Apakah sistem ini punya celah? Mungkin ada. Tapi setidaknya, ia tidak lagi mengulang naskah lama "satu orang yang menentukan sebuah pasar". Kita bersama-sama menantikan bagaimana proyek yang dibentuk AI nantinya.

