Postingan

#SECApprovesLimitedOnChainTradingOfTokenizedStocks


SEC baru saja membuka jalur baru untuk saham yang ditokenisasi — dan ini bisa lebih besar daripada yang terlihat dari tajuk beritanya.

SEC AS telah menerbitkan apa yang disebutnya sebagai “Pengecualian Inovasi”, yang memberikan keringanan sementara dan bersyarat kepada Tokenized Securities Venues, atau TSV, yang memenuhi syarat untuk memperdagangkan saham NMS tertentu yang ditokenisasi melalui automated market maker dan pool likuiditas berizin.

Ini bukan lampu hijau menyeluruh untuk setiap token saham.

Kerangka ini sengaja dikendalikan.

Pengecualian tersebut berlaku selama lima tahun setelah dipublikasikan, sementara SEC juga meminta komentar publik saat mengevaluasi seperti apa aturan jangka panjang untuk pasar sekuritas on-chain.

Dan ada satu detail yang langsung menarik perhatian saya:

Token tersebut harus merepresentasikan sekuritas yang sebenarnya.

Saham yang ditokenisasi dan memenuhi syarat harus memberikan hak serta keistimewaan yang sama kepada pemegangnya seperti saham NMS tradisional yang setara. Ini mencakup hak ekonomi dan tata kelola yang melekat pada saham dasarnya. Token sintetis yang sekadar mengikuti harga saham bukanlah hal yang dirancang untuk diizinkan oleh pengecualian ini.

Perbedaan itu bisa menjadi sangat penting.

Selama bertahun-tahun, pasar kripto telah bereksperimen dengan produk yang memberi pengguna eksposur harga terhadap ekuitas. Kerangka baru SEC mengarahkan percakapan menuju sesuatu yang berbeda: menempatkan infrastruktur pasar sekuritas yang sebenarnya ke on-chain, sembari mempertahankan hak yang melekat pada saham dasarnya.

Mekanisme perdagangannya juga menarik.

TSV dapat menggunakan pool likuiditas AMM berizin, yang berarti infrastruktur pasar berbasis blockchain dapat digunakan untuk pencocokan dan likuiditas, sementara akses tetap terkendali dan tidak sepenuhnya terbuka seperti pool DeFi tanpa izin pada umumnya. SEC juga memberikan keringanan bersyarat bagi penyedia likuiditas tertentu yang menggunakan modal milik sendiri.

Ada beberapa pembatasan.

SEC memberlakukan batasan pada jumlah simbol saham dan volume perdagangan yang memenuhi syarat. TSV harus mengoordinasikan penghentian perdagangan dengan bursa pencatatan utama yang mendasarinya. Smart contract harus dapat diaudit dan bersifat publik, sementara venue tersebut memiliki persyaratan tambahan terkait pengungkapan, penyimpanan catatan, dan transparansi.

Ada perlindungan penting lain bagi penerbit.

Jika pihak ketiga menokenisasi suatu saham, TSV umumnya harus memberi tahu penerbit yang mendasarinya dan memberinya kesempatan untuk mengajukan keberatan sebelum menyediakan token tersebut untuk diperdagangkan.

Jadi, saya tidak melihat ini sebagai “Wall Street sekarang sepenuhnya on-chain.”

Saya melihatnya sebagai sesuatu yang lebih menarik:

SEC telah menciptakan tempat uji coba teregulasi untuk pasar ekuitas on-chain.

Hal ini penting karena tokenisasi tidak lagi hanya dibahas sebagai eksperimen yang lahir dari kripto. Regulator kini secara eksplisit mengizinkan versi terbatas dari infrastruktur tersebut untuk beroperasi dalam kondisi yang telah ditetapkan, sekaligus mengumpulkan data dunia nyata darinya.

Jika model ini menunjukkan bahwa penyelesaian, transparansi, likuiditas, dan perlindungan investor dapat berjalan secara on-chain, data yang dihasilkan selama periode lima tahun ini dapat memengaruhi kerangka permanen yang hadir setelahnya. SEC sendiri menggambarkan pengecualian ini sebagai peluang untuk mempelajari cara kerja venue-venue tersebut sembari mempertimbangkan kebijakan di masa depan.

Dan di sinilah narasi kripto yang lebih besar dimulai.

RWA → ekuitas yang ditokenisasi → penyelesaian on-chain → pasar yang dapat diprogram.

Saham tidak harus menjadi “saham kripto.” Pergeseran yang lebih penting bisa jadi adalah bahwa sekuritas tradisional mulai menggunakan jalur blockchain tanpa meninggalkan hak hukum yang melekat pada kepemilikan.

Hal itu pada akhirnya dapat mengubah cara pasar memandang jam perdagangan, penyelesaian, likuiditas, agunan, dan komposabilitas keuangan.

Namun, perjalanan ke depan masih panjang.

Lima tahun bersifat sementara. Pengecualian ini bersyarat. Batasan simbol dan volume tetap berlaku. Keberatan penerbit menjadi hal penting. Dan SEC masih meminta masukan publik, bukan menyatakan bahwa ini adalah struktur final.

Jadi, kesimpulan saya sederhana:

Berita terbesarnya bukanlah bahwa saham tiba-tiba menjadi kripto.

Melainkan bahwa regulator besar AS kini telah memberikan sandbox regulasi yang jelas untuk perdagangan ekuitas on-chain yang patuh.

Jika eksperimen ini berhasil, percakapan seputar tokenisasi dapat bergeser dari “Bisakah aset tradisional masuk ke on-chain?” menjadi “Seberapa banyak sistem keuangan tradisional yang seharusnya tetap berada di luar blockchain?”

Itulah bagian yang akan saya amati.

#GateSquareMidAutumnReunion
@GateSquare @Gate_Square
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
TOKENTOKEN+3,11%
RWARWA+2,24%

  • 1

Tambahkan komentar
Tambahkan komentar

Komentar
ybaser
3 menit yang lalu
Seberapa besar potensi kenaikan yang masih tersisa?
0Lihat Asli
ybaser
3 menit yang lalu
Pergerakan itu gila 🔥
0Lihat Asli
ybaser
3 menit yang lalu
Masih berapa banyak potensi kenaikannya?
0Lihat Asli
DuniaForexCrypto
6 jam yang lalu
masuk segera hasilkan
0
LittleGodOfWealthPlutus
6 jam yang lalu
Seberapa besar ruang kenaikan yang masih tersisa dalam gelombang ini👀
0Lihat Asli
LittleQueen
9 jam yang lalu
Ulasan Pertama
Menarik 👀
0Lihat Asli