Postingan

Mengapa kita tidak boleh dengan mudah membantu orang miskin? Bukan karena mereka tidak punya uang, melainkan karena kekurangan dalam jangka panjang akan membuat seseorang lebih memedulikan kehilangan daripada mendapatkan sesuatu ketika dihadapkan pada pilihan antara memperoleh dan kehilangan. Anda membantunya sepuluh kali, ia akan segera menganggap bantuan itu sebagai sesuatu yang sudah sewajarnya; tetapi ketika pada kali kesebelas kebutuhannya tidak dipenuhi, yang ia rasakan bukanlah berkurangnya satu kali perolehan, melainkan kehilangan satu kali. Kekurangan yang sebenarnya berubah bukanlah kekayaan, melainkan bobot yang diberikan seseorang pada keuntungan dan kerugian. Karena itu, ketika membantu orang lain, terutama bantuan yang berkelanjutan, sebaiknya sejak awal tetapkan harga secara jelas: harga bukan untuk menolak niat baik, melainkan untuk menetapkan batas bagi bantuan tersebut.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.


Tambahkan komentar
Tambahkan komentar

Komentar
DeFiPension
42 menit yang lalu
Rasa batasan memang penting; hal-hal gratis paling mudah memupuk kebencian.
0Lihat Asli
ADXTrendStrength
sejam yang lalu
Harga yang transparan justru membuat hubungan lebih sehat; yang gratis malah paling mahal—kalimat ini terutama berlaku dalam hal membantu orang lain.
0Lihat Asli
LiquidityStable
sejam yang lalu
Jadi, semua lembaga amal perlu melakukan pemeriksaan latar belakang dan menandatangani perjanjian; ini bukan sikap acuh, melainkan untuk melindungi kedua belah pihak.
0Lihat Asli
GoldStable
2 jam yang lalu
Ulasan Pertama
Perkataan ini menyakitkan tetapi benar: rasa kekurangan membuat orang menganggap kebaikan sebagai utang, dan berhenti membantu sebagai pengkhianatan.
0Lihat Asli