Postingan

Pasar kripto sudah bukan pasar yang sama seperti dulu. Pada masa lalu, pasar pada dasarnya adalah sekumpulan orang yang ingin cepat kaya dan berkumpul untuk mencari konsensus. Bahkan jika konsensus itu sangat absurd, selama cukup banyak orang yang mempercayainya, konsensus itu bisa membentuk harga—seperti kata pepatah, “konsensus orang bodoh juga tetap konsensus”. Namun, fase ini sedang berlalu. Orang bodoh akan berkembang, dan para pemanen juga akan dipaksa untuk berkembang. Dahulu, menghasilkan uang cukup dengan memanfaatkan kesenjangan informasi, narasi, emosi, dan aksi saling memangsa, tetapi ke depannya hal itu akan semakin sulit. Jika para pemanen sendiri tidak mau belajar dan berkembang, hanya berharap akan selalu ada lebih banyak orang bodoh di pasar, pada akhirnya justru merekalah yang akan tersingkir. Dahulu, yang dicari pasar kripto adalah: siapa yang bisa menciptakan konsensus dan siapa yang bisa menyelesaikan aksi saling memangsa. Ke depannya, hal yang benar-benar bernilai akan menjadi: siapa yang bisa menciptakan nilai nyata, siapa yang bisa merealisasikannya, siapa yang bisa menciptakan likuiditas, siapa yang bisa terus memenuhi janji, dan siapa yang bisa membangun kepercayaan. Pasar kripto bukan berarti tidak lagi memiliki spekulasi, tetapi hanya mengandalkan spekulasi akan semakin sulit untuk bertahan.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.


Tambahkan komentar
Tambahkan komentar

Komentar
SOLStroller
2 jam yang lalu
Memang, era memanfaatkan cerita untuk mengeksploitasi investor ritel hampir berakhir; sekarang yang penting adalah melihat siapa yang benar-benar bisa membangun sesuatu.
0Lihat Asli
ArbitrageAlkane
2 jam yang lalu
Titik balik dari PVP ke PVE: yang bisa bertahan hidup biasanya benar-benar punya kemampuan atau benar-benar punya modal, sementara kelompok di tengah adalah yang paling berbahaya.
0Lihat Asli
ChipDistributor
2 jam yang lalu
Haha, konsensus orang bodoh tetaplah konsensus—dulu begitu banyak orang menganggap kalimat ini sebagai kitab suci, tetapi kini jika menengok ke belakang, yang tersisa hanyalah air mata.
0Lihat Asli
VolGuardian
2 jam yang lalu
Kedengarannya memang bagus, tapi siapa yang menyediakan likuiditas? Investor ritel sudah takut menjadi korban, sementara institusi juga tidak tertarik. Masa transisi ini yang paling menyakitkan.
0Lihat Asli
ETFCollector
3 jam yang lalu
Ulasan Pertama
Dulu, konsensus bertumpu pada sentimen; kini harus bertumpu pada arus kas dan pengguna nyata—sektornya telah berubah, maka cara bermainnya juga harus berubah.
0Lihat Asli