Postingan

#USTreasuryToBuyBackUpTo6Billion


Departemen Keuangan AS baru saja mengambil langkah yang jauh lebih besar dalam program pembelian kembali obligasi jangka panjangnya, tetapi reaksi pasar adalah bagian yang paling saya cermati.

Departemen Keuangan mengumumkan pembelian kembali obligasi Treasury bertenor 10 hingga 20 tahun senilai hingga 6 miliar dolar AS untuk hari Kamis, sekitar tiga kali lipat dari ukuran operasi durasi panjang sebelumnya. Rencana ini juga menyusul komitmen Departemen Keuangan untuk melakukan pembelian kembali obligasi bertenor lebih panjang setidaknya senilai 4 miliar dolar AS per operasi ke depannya. Tujuan utamanya adalah meningkatkan likuiditas dengan menarik sekuritas lama yang kurang likuid dari pasar.

Di atas kertas, hal itu terdengar mendukung obligasi berdurasi lebih panjang. Namun, reaksi pertama bukanlah yang diinginkan para bullish obligasi. Imbal hasil Treasury 10 tahun naik hingga 4,8528%, level tertingginya sejak November 2023, sementara jatuh tempo yang lebih panjang juga berada di bawah tekanan. Harga obligasi dan imbal hasil bergerak berlawanan arah, jadi kenaikan imbal hasil berarti tekanan terhadap harga Treasury — dan itu berdampak langsung pada TLT.

Masalah yang lebih besar adalah skalanya. Operasi senilai 6 miliar dolar AS terdengar besar jika berdiri sendiri, tetapi masih kecil dibandingkan dengan pasar Treasury yang sangat besar. Itulah sebabnya sebagian investor menilai pengumuman tersebut mengecewakan. Pembelian kembali itu dapat meningkatkan likuiditas pada sekuritas lama tertentu, tetapi tidak menghilangkan tekanan pasokan, inflasi, dan fiskal yang lebih luas yang mendorong imbal hasil jangka panjang naik.

Di sinilah TLT menjadi menarik. Jika imbal hasil terus naik, eksposur Treasury berdurasi panjang dapat tetap berada di bawah tekanan. Namun, jika kekhawatiran inflasi mulai mereda, harga minyak turun, dan pasar menjadi lebih yakin terhadap suku bunga yang lebih rendah di masa depan, eksposur durasi yang sama dapat menjadi menarik karena penurunan imbal hasil dapat diterjemahkan menjadi kenaikan harga obligasi.

Bagi saya, sinyal utamanya bukanlah berita utama tentang 6 miliar dolar AS itu sendiri. Saya ingin melihat apa yang terjadi pada imbal hasil 10 tahun setelah pembelian kembali tersebut. Jika imbal hasil terus naik meskipun ada intervensi Departemen Keuangan, itu menunjukkan bahwa pasar masih menuntut kompensasi yang lebih besar untuk memegang utang berdurasi lebih panjang. Jika imbal hasil mulai berbalik turun, pembelian kembali tersebut dapat menjadi bagian dari sinyal stabilisasi yang lebih luas.

Risiko makro langsungnya adalah inflasi. Minyak mentah Brent telah bergerak di atas 100 dolar AS, dan harga energi yang lebih tinggi dapat menjaga ekspektasi inflasi tetap tinggi. Pada saat yang sama, Federal Reserve mendekati keputusan kebijakan berikutnya dengan pasar yang sangat berfokus pada data inflasi mendatang. Kombinasi itu dapat menciptakan volatilitas signifikan bagi obligasi berdurasi panjang.

Oleh karena itu, pandangan saya terhadap TLT bersifat kondisional, bukan bullish secara membabi buta. Saya akan menjadi lebih konstruktif jika imbal hasil Treasury mulai turun dan TLT mengonfirmasi pergerakan tersebut dengan pemulihan yang berkelanjutan. Jika imbal hasil terus naik menuju level tertinggi baru dalam siklus ini, saya akan berhati-hati untuk menganggap bahwa pembelian kembali oleh Departemen Keuangan saja dapat membalikkan tren tersebut.

Perdagangan yang saya cermati sederhana: imbal hasil turun + TLT merebut kembali resistance = konfirmasi bullish. Imbal hasil naik + TLT menembus support = risiko kelanjutan bearish.

Saya akan menjaga risiko sekitar 1% dari modal trading pada posisi awal dan menghindari eksposur berlebihan hanya karena Departemen Keuangan membeli obligasi. Ukuran pembelian kembali tersebut penting bagi likuiditas, tetapi tidak cukup besar untuk menghilangkan kekuatan yang mendorong imbal hasil jangka panjang.

Pertanyaan sebenarnya bagi TLT bukanlah apakah Departemen Keuangan membeli obligasi. Pertanyaannya adalah apakah pasar obligasi akhirnya mulai percaya bahwa imbal hasil jangka panjang telah naik cukup jauh.

#AppleEvent
#GateMeme
#GateLaunchesTrenchesWith0GasFee
@GateSquare @Gate_Square
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.

  • 2

Tambahkan komentar
Tambahkan komentar

Komentar
GateUser-c9d4a08c
sejam yang lalu
Menuju Bulan 🌕
0Lihat Asli
LittleQueen
sejam yang lalu
Ulasan Pertama
Ke Bulan 🌕
0Lihat Asli