Postingan

Kini dunia memasuki era ketika “satu kalimat saja bisa berdampak pada banyak orang”. Bukan karena kemampuan orang tersebut tiba-tiba menjadi lebih hebat, melainkan karena media telah beralih dari sistem terpusat ke era media mandiri: siapa pun, selama ucapannya kebetulan mewakili emosi, sikap, dan imajinasi cukup banyak orang, dapat dengan cepat membentuk resonansi dan terus diperkuat oleh algoritma. Akibatnya, orang biasa pun bisa memperoleh kemampuan penyebaran informasi yang dahulu hanya dimiliki lembaga media dalam waktu yang sangat singkat. Masalahnya, hak untuk menyebarkan informasi telah menjadi milik publik, tetapi verifikasi fakta, kesadaran akan tanggung jawab, dan kemampuan menilai belum ikut menjadi milik publik. Jadi, yang benar-benar berbahaya saat ini bukan hanya seseorang yang mengatakan sesuatu yang keliru, melainkan sebuah narasi yang belum terverifikasi, ketika telah menjadi sikap kelompok, dapat membentuk kesimpulan sebelum fakta hadir, bahkan langsung mengubah nasib nyata orang lain.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.


Tambahkan komentar
Tambahkan komentar

Komentar
ReserveRat
sejam yang lalu
Sekarang siapa pun bisa menjadi pengeras suara, tetapi tak ada yang mengajarkan cara menjadi telinga.
0Lihat Asli
MoneyFlowTracker
sejam yang lalu
Penyebaran informasi telah didemokratisasi, tetapi mekanisme akuntabilitas masih tertinggal di zaman lama, dan celah-celahnya dipenuhi korban.
0Lihat Asli
FundingRateHunter
2 jam yang lalu
Saya semakin merasa bahwa tetap diam di tengah arus deras informasi justru telah menjadi kemampuan yang langka—bukan karena acuh tak acuh, melainkan karena sadar diri dan memilih untuk tidak memperkeruh keadaan saat tidak mampu melakukan verifikasi.
0Lihat Asli
FiatDoomer
2 jam yang lalu
Dulu, menyebarkan rumor membutuhkan surat kabar, sekarang hanya perlu satu tangkapan layar dan meme ekspresi marah.
0Lihat Asli
Tangerine-FlavoredPullback
2 jam yang lalu
Ulasan Pertama
Yang diperbesar oleh algoritma bukanlah kebenaran, melainkan emosi—itulah yang paling menakutkan.
0Lihat Asli