Postingan

Semakin lama seseorang berada dalam kondisi kekurangan dan tidak melihat harapan untuk naik, semakin mudah muncul kompensasi psikologis: karena saya sulit menjadi lebih baik, maka saya berharap semua orang ikut memburuk, bahkan mengharapkan bencana kolektif untuk menghapus kembali kesenjangan. Namun, kenyataannya sering kali justru sebaliknya: ketika krisis benar-benar terjadi, orang kaya memiliki uang tunai, aset, relasi, informasi, dan kemampuan untuk berpindah, sementara yang paling dahulu terdampak tetaplah orang biasa. Justru karena itu, pola pikir ini paling mudah dimanfaatkan oleh “sabit” (sistem, bisnis): terus-menerus menciptakan ketakutan, membentuk musuh bersama, dan membesar-besarkan ancaman, agar orang menerima pengorbanan dan kepatuhan secara sukarela. Logika ini tidak hanya ada dalam perancangan sistem, tetapi juga berlaku dalam bisnis, organisasi, pasar investasi, dan lingkungan opini publik. Yang benar-benar berbahaya bukan hanya bencana, melainkan seseorang yang membuatmu percaya bahwa hanya bencana yang lebih besar yang dapat menyelesaikan ketidakadilan yang kamu alami sekarang.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.


Tambahkan komentar
Tambahkan komentar

Komentar
MemeHunter
2 jam yang lalu
Mentalitas seperti ini sangat umum di pasar bearish—karena saya sudah rugi, biarlah semua orang ikut rugi, dan ketika benar-benar terjadi kehancuran, institusi sudah lebih dulu kabur, hanya menyisakan investor ritel yang saling menghibur di grup.
0Lihat Asli
NftInterceptor
2 jam yang lalu
Setelah mencermati ucapan ini, rasanya seperti sedang disindir langsung.
0Lihat Asli
ArbitrageBee
3 jam yang lalu
Membacanya dua kali, teringat kalimat itu: orang yang berharap musuhnya sial, sering kali justru dirinya sendiri yang lebih dulu sial.
0Lihat Asli
ShortSqueezer
3 jam yang lalu
Bukankah ini persis orang-orang di komunitas tertentu yang setiap hari berteriak bahwa harga akan menjadi nol dan black swan? Mereka benar-benar percaya bencana bisa mengocok ulang permainan, padahal yang tersingkir justru diri mereka sendiri.
0Lihat Asli
LendingCleric
3 jam yang lalu
Ulasan Pertama
Yang paling ironis, menciptakan ketakutan itu sendiri telah menjadi sebuah bisnis, dari menjual kursus hingga menjual koin; para penuai selalu lebih sadar daripada yang dituai.
0Lihat Asli
Lihat Lebih Banyak