#USM2MoneySupplyGrowthHitsFourYearHigh


Data terbaru dari Federal Reserve Bank of St. Louis mengonfirmasi bahwa jumlah uang beredar M2 AS yang disesuaikan secara musiman mencapai 23,22 triliun dolar AS pada Juli 2026. Ini menunjukkan tingkat pertumbuhan tahun ke tahun sebesar 5,41%—laju ekspansi moneter tercepat sejak pertengahan 2022.

Faktor utama di balik perubahan ini dan potensi konsekuensi makroekonominya adalah sebagai berikut:

Faktor Pemicu Kenaikan: M2 mencakup M1 (uang tunai yang beredar dan deposito giro) ditambah deposito berjangka pendek serta dana pasar uang ritel. Kombinasi percepatan kembali ekspansi kredit oleh bank komersial swasta, pertumbuhan deposito yang stabil, dan pergeseran likuiditas akibat kebijakan moneter telah mempercepat penciptaan uang beredar luas.

Target Inflasi The Fed (2%): Teori ekonomi monetaris menunjukkan bahwa percepatan berkelanjutan dalam pertumbuhan jumlah uang beredar sering kali mendahului tekanan kenaikan harga konsumen yang persisten. Meskipun pertumbuhan pasokan agregat tetap stabil, ekspansi M2 yang cepat meningkatkan risiko inflasi inti tetap bertahan dan berada di atas target The Fed.

Dampak terhadap Arah Kebijakan: Jika jumlah uang beredar luas terus tumbuh di atas rata-rata historis, para pembuat kebijakan Federal Reserve mungkin menghadapi tantangan dalam menerapkan pemangkasan suku bunga yang direncanakan tanpa kembali memicu tekanan inflasi. Keseimbangan antara Jumlah Uang Beredar Luas dan Kecepatan Peredaran Uang

Meskipun ekspansi sebesar 5,41% meningkatkan likuiditas secara keseluruhan, dampak akhirnya terhadap harga konsumen sangat bergantung pada kecepatan peredaran uang—yaitu, seberapa cepat uang berpindah tangan dalam perekonomian riil. Jika kecepatan peredaran uang tetap rendah akibat tabungan berjaga-jaga atau pertumbuhan permintaan yang lesu, inflasi mungkin tetap moderat meskipun M2 meningkat. Namun, jika kecepatan peredaran uang mulai meningkat kembali, ekspansi moneter ini dapat secara langsung diterjemahkan menjadi tekanan kenaikan harga yang baru.
Dari perspektif pasar

Menurut saya, inilah bagian yang benar-benar menarik:

Likuiditas M2 berfungsi sebagai potensi dukungan bagi aset nominal.

Hal ini dapat menciptakan latar belakang yang positif, khususnya bagi:

BTC / ETH

saham teknologi

emas

aset berisiko dalam jangka panjang

Namun, jika ekspektasi inflasi meningkat secara bersamaan, dampak ini dapat berbalik apabila The Fed menunda pemangkasan suku bunga atau mempertahankan sikap yang lebih hawkish.

Singkatnya: Pertumbuhan M2 sebesar 5,4% memberi sinyal kepada saya bahwa The Fed mungkin sekali lagi terpaksa mempertimbangkan persamaan likuiditas/inflasi. Sekilas, hal ini positif bagi aset berisiko, tetapi menimbulkan potensi hambatan terkait jalur suku bunga The Fed.

Selain itu, data The Fed menunjukkan M2 meningkat dari 23,115 triliun dolar AS pada Juni menjadi 23,218 triliun dolar AS; yang berarti pertumbuhan berlanjut tidak hanya secara tahunan, tetapi juga secara bulanan.
$BTC
BTC-0,47%
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
249 tayangan
  • Hadiah
  • 6
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
HighAmbition
· 2 jam yang lalu
Ayo gas 🔥
Lihat AsliBalas0
ThisIsTranslateContent:
· 3 jam yang lalu
Gas saja, selesai 👊
Lihat AsliBalas0
SheenCrypto
· 3 jam yang lalu
Ayo gas 🔥
Lihat AsliBalas0
SheenCrypto
· 3 jam yang lalu
2026 GAS TERUS 👊
Lihat AsliBalas0
SheenCrypto
· 3 jam yang lalu
Ke Bulan 🌕
Lihat AsliBalas0
ybaser
· 3 jam yang lalu
Langsung saja lakukan 👊 Langsung saja lakukan 👊 Langsung saja lakukan 👊Langsung saja lakukan 👊
Lihat AsliBalas0
  • Disematkan