Aduh, hari ini saya sempat berputar lihat-lihat aktivitas on-chain, dan yang saya lihat antar L2 masih saling membandingkan TPS, gas, dan siapa yang lebih “gencar” memberikan subsidi—jujur saja, agak bosan.



Saya sudah coba sekali: kirim sedikit uang dari satu chain baru ke chain baru lainnya, mondar-mandir setengah hari. Hemat biaya transaksi segitu kecilnya sampai nggak sebanding dengan kerumitan yang bikin saya berpikir keras. Sekarang semua lagi ribut, nggak ada yang membahas soal royalti versi pasar sekunder—to the point-nya, logika bahwa kreator didukung oleh transaksi untuk hidupnya makin tidak bisa dipertahankan di pasar sekunder. Mau diputar-pusingkan tetap saja: yang paling penting adalah volume transaksi; seniman tidak dapat banyak.

Pribadi saya cenderung menunggu dengan posisi ringan. Bagaimanapun, emosi yang stabil lebih kuat daripada apa pun; kalau tergoda buka posisi impulsif, ujungnya cuma bikin diri sendiri tambah repot. Kalau royalti memang bisa benar-benar jatuh ke tangan kreator, barulah ekosistem on-chain jadi menarik; kalau tidak, ya semuanya cuma saling tebas sesama “sawah”. Untuk sementara begini dulu.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan