三 koma sekian, seharian semalam menatap garis likuidasi. Padahal jaraknya masih tiga langkah dari garis merah, tapi tangan tetap tak bisa menahan diri untuk menambah posisi. Otak bilang “tenang”, tapi jari-jari tetap tidak jujur pada dirinya. Intinya, soal pinjam-meminjam itu—itu meminjam keberanian. Saat turun, jantung rasanya deg-degan; saat naik, malah nyesel karena pinjamannya terasa kurang. Kejadian terakhir, aku jatuh karena merasa, “tahan dulu aja, pasti lewat.” Hasilnya, harga likuidasi baru saja menyentuh, aku langsung dikirim pergi—bahkan tanpa ruang napas.



Belakangan aku lihat meme, para figur pada teriak-ngasih sinyal, para pendatang masuk seperti disuntik adrenalin. Di sampingnya, pemain lama menghela napas dan bilang, “jangan sambut tongkat terakhir.” Aku jadi kepikiran: bukannya ini sama saja seperti kita yang menatap garis likuidasi? Padahal tahu risikonya, tetap saja mau berjudi hanya demi gengsi sesaat.

Pokoknya sekarang aku sudah belajar. Garis likuidasi dan garis merah masih tiga langkah—mending kurangi posisi dulu. Jangan sampai garis merah menginjak sampai ke bawah kaki baru menyesal. Posisi ringan itu yang utama; sisanya cuma angin lalu.
MEME1,98%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan