有人 tanya saya, sehari-hari sebaiknya lewat L2 atau mainnet—setelah saya pikir-pikir, sebenarnya tergantung situasinya. Untuk interaksi kecil seperti mint NFT atau swap, gas L2 memang enak: transaksi cepat, selesai dalam hitungan detik, jadi tidak terasa mahal. Tapi kalau sudah menyangkut cross-chain atau menyimpan dana dengan porsi besar, saya justru balik ke mainnet—meski gas-nya lebih mahal. Belakangan ini di grup orang sering mengirim screenshot soal stablecoin yang de-peg dan juga kabar-kabar dugaan regulasi; jujur saya agak kesal, tapi itu juga mengingatkan saya bahwa beberapa aspek keamanan tidak bisa ditukar cuma dengan menghemat beberapa dolar.



Intinya, mainnet itu seperti brankas, L2 seperti dompet harian—tapi syaratnya, kita harus benar-benar memahami setiap jembatan L2 dan mekanisme keluar/exitnya. Kalau tidak, saat benar-benar terjadi masalah, menangis pun sudah terlambat. Pokoknya saya kompromi seperti ini: dulu dipakai dulu seadanya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan