Banyak orang takut kalah, karena mereka menyamakan kegagalan dengan penolakan terhadap diri sendiri. Tetapi para ahli memandang kegagalan lebih seperti cara mendapatkan informasi: di mana mereka salah menilai, di mana kemampuan masih kurang, dan di mana ada celah dalam sistem. Semakin sering kalah, semakin mereka membangun pemahaman realitas yang lebih akurat. Sebaliknya, mereka yang jarang kalah cenderung terjebak dalam “ilusi sukses”, menganggap kebetulan sebagai kemampuan, dan nasib sebagai pola. Begitu menghadapi siklus besar dan perubahan besar yang sesungguhnya, mereka kekurangan kemampuan untuk beradaptasi. Jadi, kalah bukanlah kebalikan dari sukses; tidak mau belajar dari kegagalan itulah yang disebut gagal.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan