Di Tiongkok ada pepatah: “tahanlah penderitaan yang pahit, barulah menjadi orang teratas.” Tapi pada kenyataannya, penderitaan itu sendiri tidak otomatis membentuk orang yang kuat. Rintangan yang panjang dan tidak dapat dikendalikan bahkan bisa melemahkan kemampuan seseorang untuk mengendalikan diri, menstabilkan emosi, dan berkembang. Mereka yang tumbuh dalam kesulitan bukan karena kesulitan membuat mereka kuat, melainkan karena di tengah kesulitan mereka tetap punya kesempatan untuk mendapat dukungan, sumber daya, dan pilihan.



Kita percaya bahwa “penderitaan melahirkan pahlawan” karena melihat segelintir orang yang tetap berdiri tegak di tengah badai, tetapi mengabaikan banyak orang lain yang hancur terbawa hujan dan angin. Ini adalah semacam bias penyintas. Yang benar-benar membentuk seseorang bukanlah rasa sakit, melainkan rasa aman, relasi pendukung, dan kemampuan menghadapi tantangan. Penderitaan bukanlah penyebab pertumbuhan; ia hanya sebuah variabel dalam hidup. Yang benar-benar menentukan apakah seseorang bisa berkembang adalah apakah ia memiliki sistem untuk mengubah tantangan menjadi pertumbuhan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan