Orang sering mengira bahwa pemahaman bisa diperoleh melalui penjelasan, tetapi kognisi dan kebijaksanaan sejati tidak dapat disampaikan secara langsung melalui bahasa. Bahasa paling banyak memberikan petunjuk struktural, dan apakah seseorang benar-benar "mengerti" tergantung pada apakah ia pernah mengalami kesulitan dan perjuangan berulang dari masalah serupa dalam kenyataan. Pemahaman hanya terjadi ketika ekspresi eksternal selaras dengan pengalaman internal yang sudah ada. Oleh karena itu, kalimat yang sama dapat memiliki makna yang sangat berbeda pada tahap kehidupan yang berbeda: bukan informasinya yang berubah, tetapi kondisi untuk memahaminya yang berubah. Dengan demikian, kunci untuk mengubah seseorang bukan terletak pada persuasi, melainkan pada restrukturisasi kognitif yang dibawa oleh pengalamannya sendiri.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan