Taktik Break-down—Pressing Tinggi vs Formasi Tank, Siapa yang Bisa Tersenyum Terakhir?



Pertarungan taktik dalam pertandingan ini sebenarnya sangat klasik—sistem pressing tinggi dari Pochettino, melawan formasi tank ekstrem dari Alpharo. Dua gaya ini saling berhadapan, siapa yang bisa menguasai keunggulan, maka akan menentukan arah kemenangan pertandingan.

Pertama, tim Amerika Serikat. Setelah Pochettino mengambil alih, dia membawa taktik pressing tinggi yang sangat modern ke tim Amerika Serikat. Garis depan mulai dari kiper lawan melakukan pressing, garis tengah menekan ketat pemain yang menguasai bola, dan garis belakang memperkecil ruang. Sistem ini sangat efektif melawan tim kuat, karena jika bek lawan kurang mampu mengoper bola, mereka akan melakukan kesalahan. Tapi saat melawan tim lemah, Paraguay kemungkinan besar akan langsung melakukan tendangan jauh untuk mengeluarkan bola, tidak mau berlama-lama di tengah dan belakang, sehingga pressing tinggi dari Amerika Serikat menjadi sia-sia.

Lebih merepotkan lagi, pressing tinggi sangat menguras tenaga. Pemain muda Amerika Serikat memang mampu berlari, tapi jadwal Piala Dunia sangat padat, pertandingan pertama sudah menguras tenaga, lalu bagaimana mereka bisa bertahan di pertandingan berikutnya?

Kedua, Paraguay. Taktik dari Alpharo sangat pragmatis: bertahan dengan lima bek, dua gelandang sayap menarik kembali untuk melindungi bagian samping, tiga gelandang di tengah mengontrol area sekitar tengah lapangan, dan garis depan hanya menyisakan Encioso dan Sanabria untuk menunggu serangan balik. "Pertahanan rendah" ini sangat sulit ditembus bagi tim yang kemampuan penguasaan bolanya biasa-biasa saja. Paraguay dalam kualifikasi Piala Dunia mampu membatasi jumlah gol yang mereka kebobolan terhadap tim-tim dengan serangan kuat seperti Brasil dan Argentina, dan jelas lini serang Amerika Serikat tidak sekuat Brasil dan Argentina.

Kunci serangan balik Paraguay terletak pada dua pemain: Armilon dan Encioso. Armilon cepat, gerakannya lincah, ahli memotong dari sisi kiri dan menembak; Encioso baru saja pulih dari cedera, memiliki daya dorong yang kuat. Tim Amerika Serikat harus segera melakukan pelanggaran saat mereka melakukan transisi serangan dan pertahanan, jika tidak konsekuensinya bisa sangat buruk.

Penguasaan ritme pertandingan kemungkinan besar ada di tangan Paraguay—mereka tidak perlu menguasai bola, cukup bertahan dan mengendalikan permainan. Jika tim Amerika Serikat ingin menang, mereka harus menyelesaikan dua masalah utama: pertama, bagaimana memecah pertahanan rapat lawan; kedua, bagaimana mencegah serangan balik cepat lawan. Jika salah satu dari dua masalah ini tidak terselesaikan dengan baik, hasilnya bisa 0-0 atau 0-1.
Lihat Asli
post-image
USA VS PAR
United States
2.17x
46%
Draw
3.33x
30%
Paraguay
4.17x
24%
$6,09M Vol
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan