Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
IPO Access
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
#BlackRockReducesBTCIncreasesETH
Harga Emas Anjlok ke Titik Terendah Dua Bulan, Pasar Cemas The Fed Kerek Suku Bunga
Harga emas dunia jatuh lebih dari 2% pada perdagangan Rabu (10/6/2026) dan menyentuh level terendah dalam lebih dari dua bulan.
Tekanan terhadap logam mulia ini muncul setelah memanasnya kembali konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran memicu kekhawatiran inflasi yang lebih tinggi serta peluang kenaikan suku bunga AS.
Harga emas spot turun 2,7% menjadi US$4.148,86 per ons pada pukul 11.59 GMT, level terendah sejak 23 Maret. Sementara itu, kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus merosot 2,7% menjadi US$4.169,90 per ons.
Analis Senior FXTM, Lukman Otunuga, mengatakan emas saat ini tertekan oleh meningkatnya risiko inflasi meski ketegangan geopolitik biasanya mendorong minat terhadap aset safe haven.
Menurut dia, eskalasi terbaru antara AS dan Iran justru menghambat upaya mengakhiri konflik yang telah berlangsung dalam beberapa bulan terakhir.
Kondisi tersebut memicu lonjakan harga minyak dan meningkatkan ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga.
Ketegangan terbaru terjadi setelah Garda Revolusi Iran mengklaim melancarkan serangan rudal dan drone ke pangkalan militer AS di Yordania, Kuwait, dan Bahrain sebagai balasan atas serangan Washington terhadap target Iran di sekitar Selat Hormuz.
Aksi saling serang ini menjadi salah satu bentrokan terbesar sejak kedua negara menyepakati gencatan senjata pada April lalu.
Konflik yang didukung AS terhadap Iran sejak akhir Februari telah mendorong harga minyak melonjak tajam.
Kenaikan harga energi tersebut memicu kekhawatiran inflasi yang lebih tinggi dan mendorong peluang pengetatan kebijakan moneter oleh bank sentral AS.
Meski emas selama ini dikenal sebagai lindung nilai terhadap inflasi, kenaikan suku bunga biasanya menjadi sentimen negatif karena meningkatkan daya tarik aset berbunga dibandingkan emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Berdasarkan CME FedWatch Tool, pelaku pasar kini memperkirakan peluang sekitar 70% bagi Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga pada Desember mendatang.
Fokus investor selanjutnya tertuju pada rilis data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS periode Mei yang akan diumumkan hari ini, serta data Indeks Harga Produsen (PPI) pada Kamis (11/6).
Kedua indikator tersebut dinilai akan menjadi petunjuk penting arah kebijakan moneter The Fed pada paruh kedua 2026.
Otunuga menilai data inflasi terbaru berpotensi mengubah ekspektasi pasar terkait langkah bank sentral AS dalam beberapa bulan ke depan.
Dari sisi teknikal, ia menambahkan bahwa penurunan harga emas di bawah rata-rata pergerakan 200 hari merupakan sinyal negatif yang dapat memicu tekanan jual lanjutan.
Di pasar logam mulia lainnya, harga perak turun 2,4% menjadi US$63,8 per ons, platinum melemah 3,9% menjadi US$1.659,18 per ons, sementara palladium menguat 0,4% menjadi US$1.227,25 per ons.