Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
IPO Access
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
👨💻PEMBUATAN PROMPT 101
LLMs kini telah tertanam dalam kehidupan sehari-hari kita. Jutaan orang bergantung pada #AI models daily, yet most still treat prompting like a search query rather than a skill. The #kualitas output sering kali ditentukan oleh #quality of the input. Recently, the engineers behind #Claude merilis workshop 'Prompting 101'. Berikut adalah 5 prinsip utama yang mereka tetapkan yang dapat secara dramatis meningkatkan output #AI Anda 👇, 1️⃣ Tugas Jelas Menghasilkan Hasil Lebih Baik
Kegagalan prompting paling sering berasal dari ambiguitas. Pengguna sering meminta model untuk "menganalisis ini," "meninjau ini," atau "bantulah dengan ini" tanpa mendefinisikan tujuan, audiens, atau hasil yang diinginkan. Model bekerja jauh lebih baik ketika diberikan peran yang jelas dan hasil yang spesifik. Permintaan seperti:
🕊️"Analisis perusahaan ini"—mengandung hampir tak terbatas interpretasi. Sementara:
🕊️"Sebagai analis riset ekuitas yang mempersiapkan briefing untuk investor institusional, Identifikasi tiga risiko, peluang, dan pendorong valuasi terpenting"—langsung mempersempit ruang masalah. #model now understands the context, the audience, and the expected format of the answer. This simple #pergeseran ini sering menghilangkan halusinasi, meningkatkan kualitas penalaran, dan menghasilkan output yang membutuhkan jauh lebih sedikit penyuntingan. Prompt dengan performa tertinggi hampir selalu dimulai dengan pernyataan tujuan yang jelas sebelum instruksi tambahan ditambahkan., 2️⃣ Memisahkan Konteks dari Tugas Meningkatkan Skala Alur Kerja
Salah satu teknik prompting yang paling sering diabaikan adalah memisahkan instruksi permanen dari instruksi sementara. Kebanyakan pengguna secara berulang memberikan konteks yang sama setiap kali berinteraksi dengan model. Pengguna yang berpengalaman memperlakukan prompting lebih seperti #software architecture. 🕊️Stable information such as company policies, writing styles, evaluation frameworks, #metodologi riset, atau aturan operasional yang harus tetap konstan. Hanya tugasnya yang berubah. Pendekatan ini menciptakan prompt yang lebih singkat, output yang lebih konsisten, konsumsi token yang lebih rendah, dan keandalan yang secara signifikan lebih tinggi dari waktu ke waktu., -
3️⃣ Output Terstruktur Mengurangi Tingkat Kesalahan
Salah satu temuan terkuat dari penelitian prompting modern adalah bahwa model bekerja lebih baik ketika tujuan sudah didefinisikan sebelum proses penalaran dimulai. Prompt tidak terstruktur menghasilkan respons yang tidak terstruktur. Prompt terstruktur menciptakan hasil yang dapat diprediksi. Alih-alih meminta analisis umum, pengguna tingkat lanjut mendefinisikan kerangka kerja yang harus diikuti model, contoh:
🕊️Masalah
🕊️Analisis
🕊️Rekomendasi
🕊️Hasil yang Diharapkan
Struktur ini bertindak sebagai rel yang membimbing penalaran menuju tujuan yang telah ditentukan., 4️⃣ Aturan Penalaran Eksplisit Meningkatkan Akurasi
Model tingkat lanjut tidak secara otomatis tahu cara terbaik untuk menalar melalui sebuah masalah. Model penalaran #quality often improves dramatically when the process itself is specified. The strongest prompts define how the # harus mendekati masalah dan bukan sekadar mendefinisikan apa yang harus diproduksi. Misalnya:
🕊️"Analisis informasi yang tersedia."
🕊️"Identifikasi bukti yang hilang."
🕊️"Evaluasi penjelasan yang bersaing."
🕊️"Hindari asumsi."
🕊️"Nyatakan ketidakpastian saat kepercayaan rendah."
🕊️"Tarik kesimpulan hanya dari informasi yang diverifikasi."
Instruksi ini mengurangi salah satu kelemahan paling persistennya dari model bahasa besar: kecenderungan untuk mengisi kekurangan dengan informasi yang plausible tetapi tidak didukung. Catatan: Banyak praktisi #AI berpengalaman secara sengaja mengulang instruksi penting di akhir prompt karena model sering memberikan bobot yang tidak proporsional pada batasan dan pengingat terakhir. Hasilnya adalah penalaran yang lebih disiplin dan kesalahan yang lebih sedikit yang mahal. #kripto