Angka "Super Brain" secara besar meningkatkan kecepatan penyaringan bahan optik

Tim peneliti dari Chalmers University of Technology di Swedia mengembangkan sebuah "super otak" digital yang mengintegrasikan hukum fisika, yaitu sebuah model jaringan saraf yang "mengerti fisika". Dibandingkan dengan AI tradisional, model ini mengurangi waktu pelatihan yang dibutuhkan untuk menyaring bahan optik nano hingga sepertiganya, berpotensi mempercepat pengembangan teknologi di bidang komputasi kuantum, perangkat optik canggih, dan lain-lain. Penelitian terkait dipublikasikan dalam edisi terbaru dari jurnal "Laser & Optik Review". (Laporan Teknologi)
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar