Begini Cara XRP Akan Digunakan Oleh FedNow di Latar Belakang

@media hanya layar dan (lebar-minimum: 0px) dan (tinggi-minimum: 0px) { div[id^="wrapper-sevio-6a57f7be-8f6e-4deb-ae2c-5477f86653a5"]{lebar:320px;tinggi:100px;} } @media hanya layar dan (lebar-minimum: 728px) dan (tinggi-minimum: 0px) { div[id^="wrapper-sevio-6a57f7be-8f6e-4deb-ae2c-5477f86653a5"]{lebar:728px;tinggi:90px;} }

Pertanyaan tentang bagaimana XRP bisa masuk ke dalam sistem keuangan global tetap menjadi salah satu topik yang paling diawasi dalam industri aset digital.

Sementara pendukung telah lama berargumen bahwa aset ini dapat berfungsi sebagai jembatan untuk pembayaran internasional, diskusi sering kali berfokus pada pergerakan harga daripada mekanisme bagaimana bank sebenarnya dapat menggunakannya.

Sebuah video yang baru-baru ini menyoroti mantan penasihat hukum Ripple Jess Cheng telah membawa percakapan itu kembali ke fokus dengan menguraikan kerangka kerja praktis di mana lembaga keuangan dapat menggunakan XRP untuk menyelesaikan transaksi lintas batas di balik layar.

Keterangan Mantan Penasihat Hukum Ripple Muncul Kembali

Peneliti kripto SMQKE membagikan komentar yang dibuat oleh mantan penasihat hukum Ripple Jess Cheng mengenai bagaimana bank dapat memanfaatkan XRP dalam transaksi lintas batas.

Dalam sebuah postingan di X, SMQKE berpendapat bahwa video tersebut menunjukkan bagaimana XRP dapat beroperasi di latar belakang sistem pembayaran, menggambarkan FedNow sebagai lapisan aplikasi sementara menempatkan XRP Ledger sebagai lapisan penyelesaian likuiditas.

Peneliti tersebut membagikan sebuah video Cheng menjelaskan sebuah model pembayaran di mana lembaga keuangan dapat menggunakan XRP sebagai aset jembatan untuk memfasilitasi transfer internasional antar bank yang mungkin tidak memiliki hubungan perbankan langsung. Menurut SMQKE, penjelasan tersebut memberikan wawasan tentang peran praktis yang dapat dimainkan XRP dalam infrastruktur pembayaran global.

Cheng Menjelaskan XRP Sebagai Aset Jembatan

Dalam video yang dilampirkan pada postingan X, Cheng menggambarkan sebuah skenario hipotetis yang melibatkan dua bank, Alphabank dan Betabank. Secara tradisional, pembayaran lintas batas sering kali memerlukan lembaga perantara atau pemegang akun bersama yang memelihara hubungan dengan kedua bank tersebut. Cheng menyarankan bahwa XRP dapat menghilangkan kebutuhan akan pengaturan semacam itu dengan bertindak sebagai jembatan antara kedua lembaga.

Dia menjelaskan bahwa alih-alih bergantung sepenuhnya pada mata uang fiat sepanjang rantai pembayaran, bank dapat menggunakan XRP untuk menghubungkan bagian yang hilang di antara mereka. Cheng menyatakan bahwa XRP, yang dia gambarkan sebagai aset digital asli dari XRP Ledger, dapat berfungsi sebagai alat yang memungkinkan nilai berpindah antar lembaga bahkan ketika koneksi perbankan langsung tidak ada.

Menurut penjelasannya, prosesnya akan melibatkan satu bank mentransfer XRP ke bank lain, dengan kedua lembaga sepakat secara komersial bahwa transfer tersebut mewakili penyelesaian dari kewajiban pembayaran yang mendasarinya.

Contoh Pembayaran Lintas Batas

Untuk mengilustrasikan konsep tersebut, Cheng menyajikan contoh yang melibatkan sebuah perusahaan di Brasil melakukan pembayaran ke perusahaan di Thailand. Dalam skenario ini, real Brasil ditarik dari rekening bank pengirim, sementara baht Thailand disetorkan ke rekening penerima.

Tantangannya, dia catat, adalah menentukan bagaimana kedua bank yang terlibat dapat menyelesaikan pembayaran di antara mereka. Alih-alih bergantung pada pemegang akun bersama yang beroperasi di kedua yurisdiksi, Cheng menyarankan bahwa satu bank dapat memegang XRP sementara yang lain setuju untuk menerimanya.

Di bawah pengaturan ini, bank-bank akan mencatat saldo XRP mereka di XRP Ledger dan sepakat bahwa transfer sejumlah XRP tertentu merupakan penyelesaian penuh dari pembayaran tersebut. Jumlah XRP yang dipindahkan akan ditentukan berdasarkan kurs yang disepakati antara lembaga.

Cheng menjelaskan bahwa bank penerima akan menerima sejumlah XRP sebagai imbalan pembayaran dalam mata uang lokal. Dalam model ini, pengirim dan penerima tetap melakukan transaksi dalam mata uang fiat masing-masing, sementara XRP berfungsi sebagai mekanisme penyelesaian antar bank.

Interpretasi SMQKE

SMQKE menyajikan video tersebut sebagai bukti yang mendukung pandangan bahwa XRP dapat beroperasi di balik layar dalam jaringan pembayaran daripada berfungsi sebagai aset pembayaran yang langsung dihadapi konsumen.

Peneliti tersebut merangkum konsep tersebut dengan menyatakan bahwa sistem pembayaran seperti FedNow dapat berfungsi sebagai lapisan aplikasi, sementara XRP Ledger dapat menyediakan likuiditas dan lapisan penyelesaian yang memungkinkan transfer nilai antar lembaga keuangan yang berpartisipasi.

Disclaimer*: Konten ini dimaksudkan untuk memberi informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini mungkin mencakup opini pribadi penulis dan tidak mewakili pendapat Times Tabloid. Pembaca disarankan melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. Tindakan apa pun yang diambil oleh pembaca sepenuhnya atas risiko mereka sendiri. Times Tabloid tidak bertanggung jawab atas kerugian keuangan apa pun.*

XRP4,96%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar