Beberapa orang salah mengartikan nilai-nilai dasar sebagai kepekaan yang tidak perlu.


​Saat tumbuh dewasa, orang tua kita mengajarkan kita untuk mengatakan "Terima kasih Mami" "Terima kasih Papa" setelah setiap makan. Tradisi sederhana itu dirancang untuk membangun budaya rasa syukur dalam diri kita sejak usia muda.
Itu melatih kita untuk menghargai nilai dari apa yang kita terima, tidak peduli seberapa kecil.
​Pelatihan itu membentuk cara saya menjalankan rumah tangga saya hari ini. Ketika istri saya memasak, saya selalu mengucapkan terima kasih, meskipun saya yang menyediakan uang untuk belanja. Ini bukan tentang siapa yang membayar; ini tentang mengenali dan menghormati usaha, waktu, dan cinta yang dia berikan dalam menyiapkan makanan itu. Saya akan tetap mengajarkan hal yang sama kepada anak-anak saya.
Jangan biarkan kepekaan mengurangi rasa syukur dasar. Rasa syukur tidak pernah usang!
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan