Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
#BitcoinETFSees7272BTCOutflow
Ekspor Teheran Sentuh Level Terendah Dalam Enam Tahun, Laju Minyak Ikut Menguat
Fokus Crude Oil:
Ekspor minyak Iran pada bulan Mei anjlok hingga menyentuh level terendah enam tahun akibat blokade yang terus berlangsung.
Permintaan minyak global tetap kuat meskipun terjadi konflik di Timur Tengah, mencapai 1,2 juta bph pada tahun ini, ujar OPEC.
************************************************************
Jumat, 05 Juni 2026 - Pada penutupan pekan pagi ini harga minyak terpantau bergerak menguat dipicu oleh sentimen dari data penurunan ekspor minyak Iran dan gangguan di terminal minyak Oman. Selain itu, proyeksi optimis OPEC akan pertumbuhan permintaan turut menjadi katalis positif bagi harga minyak.
Iran hanya mengekspor 209.000 bph minyak mentah dan kondensat pada bulan Mei, turun dari 1,34 juta bph pada bulan April dan hampir 1,9 juta bph pada bulan Maret, ungkap data pengiriman terbaru dari Vortexa. Angka ekspor tersebut merupakan level terendah sejak tahun 2019-2020, dan sekitar 67 juta barel minyak mentah dan kondensat Iran masih terperangkap di Teluk Persia dan Teluk Oman karena blokade oleh angkatan laut AS, ujar Kpler.
Masih dari Timur Tengah, Terminal Mina al Fahal di Oman telah menangguhkan pemuatan minyak menyusul ledakan di dekat dermaga yang diduga karena serangan drone, kata dua orang yang mengetahui masalah tersebut pada hari Jumat.
Dukungan lainnya datang dari OPEC yang melihat tidak ada tanda-tanda penurunan permintaan minyak meskipun terjadi konflik di Timur Tengah dan penutupan Selat Hormuz, diperkirakan pertumbuhan akan tetap kuat, mencapai 1,2 juta bph untuk tahun ini, kata Sekretaris Jenderal Haitham Al Ghais pada hari Kamis.
Sementara itu, Hizbullah pada hari Kamis menyatakan menolak rencana gencatan senjata Israel - Lebanon yang diumumkan di Washington, pasca serangan terbaru Israel yang menewaskan 4 orang di Lebanon. Pemimpin Hizbullah, Naim Kassem, menegaskan tidak akan menarik pasukannya dari Lebanon selatan. Penolakan tersebut turut meredupkan harapan akan kemajuan dalam negosiasi damai antara AS dengan Iran.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $96 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $91 per barel.