Pada dini hari tanggal 3 Juni 2026, alarm pertahanan udara berbunyi keras di atas ibu kota Kuwait, Kuwait City, Iran Islamic Revolutionary Guard Corps meluncurkan rudal balistik ke pangkalan militer AS di Kuwait dan titik-titik militer di kawasan Teluk, serta mengerahkan drone bunuh diri, sebagian puing drone dan rudal mengenai terminal penumpang T1 Bandara Internasional Kuwait, menyebabkan kerusakan parah pada terminal, satu orang meninggal dunia, 63 orang terluka, dan kedutaan besar juga terkena dampak.



Kementerian Pertahanan Kuwait menuding beberapa "drone musuh" langsung menyerang terminal T1, Kementerian Luar Negeri Kuwait mengutuk Iran dengan "kata-kata paling keras" atas "pelanggaran hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa", mengumumkan penutupan ruang udara dan menangguhkan semua penerbangan, memanggil duta sementara Iran untuk menyampaikan protes, dan menempatkan dua diplomat Iran sebagai "orang tidak diundang" yang dilarang meninggalkan negara. Liga Arab serta Uni Emirat Arab dan Qatar secara berturut-turut mengutuk kejadian tersebut.

Pernyataan dari berbagai pihak muncul "seperti cerita yang saling bertentangan" — Pasukan Pengawal Revolusi Iran membantah menjadikan bandara sebagai target serangan, menyatakan kerusakan terminal disebabkan oleh kegagalan sistem pertahanan udara Patriot milik AS dalam melakukan intercept, dan peluru kendali yang salah jatuh; Komando Pusat Militer AS membantah pernyataan Iran, menyatakan bahwa Iran "dengan sengaja menyerang bandara sipil dengan drone", dan mengklaim telah menembak jatuh rudal dan drone Iran yang diarahkan ke Kuwait dan Bahrain, serta melakukan "serangan pembelaan diri" terhadap fasilitas militer di Pulau Gasham Iran.

Setelah dilakukan evaluasi perbaikan, terminal T4 dan T5 di Bandara Internasional Kuwait kemudian mengembalikan sebagian penerbangan, tetapi terminal T1 yang mengalami kerusakan parah tidak dapat dibuka dalam waktu dekat. Peristiwa ini menandai bahwa negara-negara Teluk yang sebelumnya berfungsi sebagai zona penyangga konflik antara AS dan Iran, langsung terlibat dalam perang, dan tata keamanan regional menghadapi ujian serius yang baru.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan